Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Warga Luwu Jangan Panik; Tiga Hari di Rumah, Toko Sembako Tetap Buka

badge-check

					Warga Luwu Jangan Panik; Tiga Hari di Rumah, Toko Sembako Tetap Buka Perbesar

BERITA.NEWS, Luwu – Video himbauan Bupati Luwu, Basmin Mattayang, yang meminta warga tetap berada di rumah selama tiga hari, membuat warga Belopa panik.

Kamis (9/4/2020) malam, ratusan warga didominasi ibu-ibu, menyerbu toko sembako dan minimarket.

Kebutuhan dapur yang paling diburu, diantaranya beras, gula, telur dan minyak goreng. panic buying ini terjadi, lantaran warga kuatir, kehabisan stok bahan makanan, pasca adanya himbauan bupati, tidak keluar rumah selama tiga hari.

Rosita, warga Belopa, mengaku sengaja membeli persediaan bahan makanan, karena mulai tanggal 10 April 2020, warga tidak boleh keluar rumah.

“Paniklah pak, kan sudah ada himbauan Pemerintah, tetap di rumah selama tiga hari, jadi selagi masih dibolehkan keluar, kami membeli persediaan bahan makanan, terutama beras dan telur,” kata Rosita.

Syamsu Rijal, pedagang sembako di Belopa, mengaku kewalahan melayani pembeli yang tiba-tiba membeludak. Ratusan rak telur jualannya, habis diserbu pembeli.

Baca Juga :  Lapas Palopo Edukasi Warga Binaan Lewat Sosialisasi KUHP Baru

“Hari-hari biasa, terjual sampai 400 rak, tapi malam ini, meningkat signifikan, sampai 700 rak, dan sekarang stoknya sudah habis,” kata Syamsul Rijal

Panic buying ini, baru mereda, setelah sejumlah polisi dari Polres Luwu, meminta pedagang untuk segera menutup tokonya, dan menghimbau warga untuk pulang dan berbelanja sembako, pada esok hari.

“Toko sembako tetap buka, jadi kami minta untuk segera menutup toko dan kios, dan tidak perlu panik,” kata Aipda Ronny, anggota Sabhara Polres Luwu.

Kerumunan warga mulai berkurang dan sejumlah Polisi, tetap berpatroli dan menghimbau warga dan pedagang, untuk segera tutup.

Sebelumnya, dalam video berdurasi 1 menit 18 detik, Bupati Luwu, Basmin Mattayang, menghimbau masyarakat, untuk menggunakan waktu selama tiga hari berturut-turut, terhitung sejak tanggal 10 April sampai tanggal 12 April, untuk tetap tinggal di rumah kecuali ada kebutuhan mendesak, memperbanyak doa keselamatan, sesuai agama dan kepercayaan masing-masing, dan mengucapkan terima kasih kepada seluruh tenaga medis, yang bekerja keras, bersama TNI/Polri dalam upaya mencegah penyebaran virus korona.

Muh Asri

Loading

Comments

Baca Lainnya

Lapas Palopo Edukasi Warga Binaan Lewat Sosialisasi KUHP Baru

17 April 2026 - 18:47 WITA

Komitmen Tanpa Kompromi, Rutan Masamba Ikrar Bersih dari Narkoba dan Handphone

17 April 2026 - 12:43 WITA

Waspada El Nino, Kapolres Maros Serukan Siaga Kekeringan dan Kebakaran Hutan

15 April 2026 - 09:38 WITA

Kapolres Maros Dukung Gerakan Pangan, IKA PMII Siap Garap Lahan di Mallawa

14 April 2026 - 17:00 WITA

Rutan Masamba Diklaim Konsisten Razia, Aktivis Bantah Dugaan Pembiaran

14 April 2026 - 15:10 WITA

Trending di Daerah