Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Wabup Bulukumba Serahkan Bantuan Beras ke Ponpes Wahdah yang Terbakar

badge-check

					Wakil Bupati Tomy Satria Yulianto mengunjungi Pondok Pesantren (Ponpes) Penghafal Alquran (Tahfiz) Wahdah Islamiyah di Desa Taccorong. (BERITA.NEWS/IL) Perbesar

Wakil Bupati Tomy Satria Yulianto mengunjungi Pondok Pesantren (Ponpes) Penghafal Alquran (Tahfiz) Wahdah Islamiyah di Desa Taccorong. (BERITA.NEWS/IL)

BERITA.NEWS, Bulukumba – Usai mengikuti upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Pramuka ke-58 di lapangan Pemuda, Wakil Bupati Tomy Satria Yulianto mengunjungi Pondok Pesantren (Ponpes) Penghafal Alquran (Tahfiz) Wahdah Islamiyah di Desa Taccorong Kecamatan Gantarang yang terbakar beberapa hari yang lalu, Rabu, 14 Agustus 2019.

Dalam kunjungan ini, Tomy menyerahkan bantuan beras kepada pembina Ponpes Wahdah Islamiyah. Bantuan beras tersebut merupakan beras Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) yang disimpan di Bulog Divre Bulukumba. Jumlah beras yang disumbangkan sebanyak 1.700 kilogram yang diberikan dalam dua tahap, masing-masing 850 kilogram. Tahap kedua nantinya akan diberikan pada pertengahan bulan September mendatang.

Pimpinan Ponpes Tahfiz A. Muhammad Syawaluddin yang menerima bantuan tersebut menyampaikan terima kasih atas kunjungan Wakil Bupati yang didampingi oleh Kapolres AKBP Syamsu Ridwan dan Dandim 1411 Joko Triyanto, beserta Kepala Dinas Ketahanan Pangan Emil Yusri, KTU Kemenag Muh Yunus dan Ketua Tim Penggerak PKK, Siti Isniyah. Bantuan beras tersebut, kata A. Muh Syawaluddin dapat meringankan biaya pengeluaran pondok pesantren, yang saat ini juga butuh anggaran untuk menggenjot perbaikan dan renovasi tiga unit asrama yang terbakar.

“Kebetulan saat ini anak-anak santri masih libur lebaran Idul Adha. Rencananya mereka akan masuk asrama kembali jika renovasi asramanya sudah selesai,” beber Syawaluddin.

Dikatakannya, dana perbaikan asrama berasal dari berbagai pihak yang memberikan bantuan, termasuk sudah ada yang menalangi ongkos tukangnya. Adapun jumlah santri yang mondok di ponpes tersebut, lanjutnya sebanyak 88 santri. Beberapa santrinya sudah menghafal 20 juz sampai 30 juz dan sering ikut di berbagai perlombaan, bahkan alumni dari Ponpes yang berdiri sejak 2010 ini sudah ada yang menjadi pembina di Ponpes tersebut.

Wabup Tomy berharap bantuan beras dari pemerintah dapat meringankan beban para pembina dan santri Ponpes Abu Bakar Ash-Shiddiq, sehingga para santri nantinya bisa kembali fokus pada kegiatan hafalan Alqurannya. “Bantuan ini merupakan wujud perhatian pemerintah kepada lembaga pendidikan keagamaan seperti pondok pesantren ini,” ungkap Tomy.

  • IL

Loading

Comments

Baca Lainnya

Komitmen Tanpa Kompromi, Rutan Masamba Ikrar Bersih dari Narkoba dan Handphone

17 April 2026 - 12:43 WITA

Waspada El Nino, Kapolres Maros Serukan Siaga Kekeringan dan Kebakaran Hutan

15 April 2026 - 09:38 WITA

Kapolres Maros Dukung Gerakan Pangan, IKA PMII Siap Garap Lahan di Mallawa

14 April 2026 - 17:00 WITA

Rutan Masamba Diklaim Konsisten Razia, Aktivis Bantah Dugaan Pembiaran

14 April 2026 - 15:10 WITA

Sikap Tebang Pilih Penilaian Korwil SPPG Maros Jadi Sorotan, hingga Abaikan Juknis

8 April 2026 - 02:55 WITA

Trending di Daerah