Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Hukum dan Kriminal

Tragedi Pengantar Air Galon Tewas Ditikam Pelanggannya

badge-check

					ilustrasi (net) Perbesar

ilustrasi (net)

BERITA.NEWS, Makassar – Marcel (24) seorang pengantar air galon tewas mengenaskan setelah ditikam dengan senjata tajam jenis badik di Jalan Bontoduri Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (14/9/2020), sekitar pukul 16.00 WITA.

Marcel mengalami luka tusuk pada bagian dada.

Kanit Reskrim Polsek Tamalate, AKP Ramli JR mengatakan, Marcel tewas diduga ditikam oleh lelaki berinisial S (43) yang merupakan pelanggannya.

Kepada BERITA.NEWS, AKP Ramli JR mengatakan bahwa saat di depan rumah pelaku, Marcel ini langsung ditikam di pungungnya hingga mengenai jantung.

Sementara itu, pelaku yang tak lain adalah konsumen galonnya ini, telah berhasil ditangkap di rumahnya atau sekitar lokasi penikaman, Jalan Bontoduri, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar.

“Adanya informasi ini, petugas langsung melakukan penyelidikan. Dan kurang dari 15 menit, pelaku pun berhasi ditangkap di rumahnya sendiri,” kata Ramli JR saat ditemui di lokasi penikaman, Senin (14/9/2020).

Ramli menceritakan, penikaman Marcel ini bermula ketika ia mengantar air galon ke rumah pelaku.

Setelah tiba di rumah tersebut, pelaku ini langsung marah-marah. Dia bahkan kemudian menikam Mercel di bagian punggung hingga tembus ke dada.

Marcel saat itu masih sempat sadar dan berusaha untuk menyelamatkan diri. Dia berlari menjauhi pelaku bermaksud untuk mencari pertolongan.

Namun sayangnya, di tengah perjalanan, tepatnya di Jalan Daeng Tata I, ia pun langsung tumbang di pinggir jalan dan tak sadarkan diri. Warga yang melihat Marcel terkapar bersimbah darah, langsung heboh dan memberitahukan warga sekitar.

“Saat di rumah pelaku, Marcel ini langsung ditikam di pungungnya hingga mengenai jantung. Kemudian ia lari, dan di tengah jalan, mungkin kehabisan darah Marcel terjatuh dan meninggal dunia,” ucap dia.

Pelaku bersama barang bukti sebilah badik telah diamankan di Mapolsek Tamalate, untuk dilakukan pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut. Sementara, korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit (RS) Polri Bhayangkara Makassar.

Menurut polisi, motifnya karena ada kesalahpahaman. Pelaku, katanya, merasa kesal karena sudah beberapa kali meminta air galon, namun tidak diantarkan.

Karena itu, saat bertemu korban, pelaku kemudian melampiaskan kekesalannya.

Namun apakah ada unsur perencanaan, polisi masih mendalaminya.

. MAULANA KARIM

Loading

Comments

Baca Lainnya

Polres Sinjai Tertibkan Arena Judi Sabung Ayam, Pelaku Diduga Melarikan Diri

14 April 2026 - 21:10 WITA

sabung-ayam

Dua Pelaku Penganiayaan di Turatea Jeneponto Diamankan, Polisi Buru Pelaku Lain

14 April 2026 - 19:12 WITA

penganiayaan

Wartawan di Sinjai Diintimidasi Usai Liput Penyaluran BBM Subsidi di SPBU, Said Mattoreang Lapor Polisi

14 April 2026 - 16:02 WITA

jurnalis

Penyidikan Sejak Awal 2025, Polres Sinjai Belum Umumkan Tersangka Kasus Ceklok Disdik

14 April 2026 - 15:36 WITA

korupsi

Kasus Batik ASN Pemkab Sinjai Dihentikan! Polisi Ungkap Fakta Mengejutkan di Baliknya

14 April 2026 - 10:05 WITA

kain-batik
Trending di Hukum dan Kriminal