Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Pemprov Sulsel

Tinjau Pembibitan Kultur Jaringan Pisang, Pj Gubernur Janji Tambah Laboratorium

badge-check

					Tinjau Pembibitan Kultur Jaringan Pisang, Pj Gubernur Janji Tambah Laboratorium Perbesar

BERITA.NEWS,Makassar- Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin meninjau langsung pembibitan pisang melalui kultur jaringan di UPT Balai Benih Hortikultura Pemerintah Provinsi (Pemprov).

Bahtiar Baharuddin mengaku terkesan adanya fasilitas kultur jaringan milik Pemprov Sulsel, apalagi berdiri dalam area lahan seluas 7,2 hektare (ha) di Bili-bili Kabupaten Gowa.

“Kita ini punya potensi ada Balai Benih saya sudah lihat langsung. Tinggal ini kita instalasi ulang tentu alat harus tambah,” ucapnya. Sabtu (14/10/2023) malam.

Olehnya itu, adanya potensi untuk lebih banyak hasilkan bibit melalui kultur jaringan perlu suppor anggaran lebih, termasuk menambah 1 laboratorium dengan alat lebih memadai.

“Makanya di anggaran 2024 yang akan datang mumpung lagi membahas APBD makanya saya ajak pak kadis pastikan ada satu laboratorium disini biar semangat teman-teman kita ini.

Upt kita bisa juga menghasilkan jdi bukan haya tempat riset saja. Tapi harus produktif menghasilkan maka harus di kasi alat bahan supaya ini bisa jadi sumber PAD kita juga,” ujarnya.

“Apalagi kita perlu 1 Miliar pohon, 10 hektare saja kita butuh 20 ribu , 1000 ha kita butuh 2 juta pohon,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultra dan Perkebunan Provinsi Imran Jausi akan menindaklanjuti arahan Pj Gubernur memberdayakan UPT Bala Benih ini tidak sekedar jadi tempat riset, juga bisa hasilkan pendapatan.

“UPT ini kita jadikan layanan umum daerah , sehingga kita bisa pasarkan. Kita punya 7,2 lahan kita cukup. Disini ada 4 komoditas, pisang, kentang hingga tanaman hias,” ungkap Imran.

Saat ini, sudah ada 100 pohon pisang yang menjadi indukan pembibitan di Balai Benih Hortikultura, pihak pengelola targetkan sampai 1000 indukan.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Mensos RI Kumpulkan Para Kadis Sosial se-Sulsel Ingatkan Pemuktahiran Data PKH

18 April 2026 - 20:52 WITA

Pemprov Kebut Pengaspalan Ruas Aroepala Malam Hari, Atasi Keluhan Debu

18 April 2026 - 09:36 WITA

Hari Jadi ke-66, Gubernur Sulsel Dorong Parepare Jadi Percontohan Pengelolaan Sampah Terintegrasi

14 April 2026 - 14:24 WITA

Hari Jadi Enrekang ke 66, Andi Sudirman Serahkan Bantuan Rp 10 M: Sejahterakan Masyarakat 

14 April 2026 - 08:13 WITA

Pengadaan Randis Lexus LM Sesuai Aturan dan Berbasis Efisiensi Aset

12 April 2026 - 05:51 WITA

Trending di Pemprov Sulsel