Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Tingkatkan SDM Berkualitas melalui Perbaikan Pola Konsumsi Pangan

badge-check

					Ketua Tim Penggerak PKK Gowa, Priska Paramita Adnan saat memantau kreasi masakan setiap kecamatan. (BERITA.NEWS/ACP). Perbesar

Ketua Tim Penggerak PKK Gowa, Priska Paramita Adnan saat memantau kreasi masakan setiap kecamatan. (BERITA.NEWS/ACP).

BERITA.NEWS, Gowa – Festival Pangan Lokal  Beragam Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA) Tahun 2019 Tingkat Kabupaten Gowa berlangsung di Baruga Tinggimae, Rumah Jabatan Bupati Gowa. Rabu (21/8/2019).

Giat ini merupakan kolabirasi antara Tim Penggerak PKK Kabupaten Gowa bekerjasama dengan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Gowa.

Sebanyak 18 Kecamatan di Gowa menampilkan kreasi masakan dari bahan pangan umbi-umbian seperti terlentang, Ubi, sukun dan masih banyak lagi. 

Saat dikonfirmasi, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Gowa, Layla Azis Hamrat mengatakan kegiatan tersebut melibatkan masyarakat yang merupakan kader atau binaan PKK untuk menyajikan masakan dari olahan pangan dalam rangka memanfaatkan potensi pangan lokal dan mengurangi konsumsi nasi.

“Masyarakat sekarang dipenuhi mindsetnya harus makan nasi padahal dengan kentang, ubi sudah bisa kenyang dengan kalori yang lebih rendah dan bergizi tentunya,” ungkapnya.

Selain mengubah kebiasaan mengkonsumsi nasi, Layla mengaku ini juga dilakukan agar masyarakat bisa berkreasi dalam menciptakan menu baru. Misalnya ubi yang bukan hanya dibikin kripik tetapi bisa diolah dengan menjadikan makanan berat yang mengenyangkan dan masyarakat lebih sehat lagi.

“Kami berharap pangan lokal yang ada di Gowa bisa dimanfaatkan dengan baik, bukan hanya digoreng tapi bisa diolah menuju kehidupan yang lebih sehat dengan mengurangi nasi,” harapnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Gowa, Priska Paramita Adnan mengungkapkan, salah satu upaya yang dilakukan untuk meningkatkan SDM yang berkualitas yaitu melalui perbaikan pola konsumsi pangan, lauk pangan sumber karbohidrat, protein maupun sumber vitamin dan mineral.

Baca Juga :  Lapas Palopo Edukasi Warga Binaan Lewat Sosialisasi KUHP Baru

“Masalah kekurangan gizi saat ini memang menjadi perhatian pemerintah, sehingga kami ikut serta membantu dengan mensosialisasikan konsumsi pangan yang beragam, bergizi, seimbang dan aman dengan melaksanakan festival pangan lokal ini bersama dinas ketahanan pangan,” jelasnya.

Dirinya berharap dengan adanya festival pangan tersebut mampu memantapkan kemandirian dengan memanfaatkan hasil potensi alam daerah seperti sagu, sukun, jagung, singkong, ubi jalar, kentang dan pisang serta bahan pangan lainnya yang mengandung nutrisi.

“Semoga ini tidak berhenti sampai disini, tetapi masyarakat bisa mengaplikasikan secara permanen sehingga memberikan dampak positif terhadap peningkatan nilai tambah produk makanan,” harap Priska.

Usai membuka kegiatan, dirinya bersama Wakil Ketua PKK Gowa Musaddiyah Rauf, Dinas Ketahanan Pangan, Ketua Darmawanita mengunjungi setiap stan untuk mencicipi hidangan yang dihadirkan para peserta.

Ditempat yang Dewan Juri Festival, Ina Mundoap mengaku kategori lomba dibagi dua yakni kategori lunch box atau paket makan siang dan kategori produk olahan pangan.

“Kriterianya banyak seperti harus ada resep paket makan siang dan analisis nilai jual, keseimbangan dan keberagaman kelompok pangan, citarasa, kreativitas pengoalahan dan penyajian, bernilai komersial, kemasan, inovasi dan pemasaran,” bebernya.

Adapun pemenang kategori lunch box (paket makan siang) yakni juara 1 Kecamatan Sombaopu, juara 2 Pallangga, juara 3 Barombong, harapan 1 Bungaya, harapan 2 Bontonompo, dan harapan 3 Manuju.

Sedangkan pemenang kategori produk olahan pangan yakni juara 1 Kecamatan Pattallassang, juara 2 Pallangga, dan juara 3 Bontolempangan.

  • ACP

Loading

Comments

Baca Lainnya

Lapas Palopo Edukasi Warga Binaan Lewat Sosialisasi KUHP Baru

17 April 2026 - 18:47 WITA

Komitmen Tanpa Kompromi, Rutan Masamba Ikrar Bersih dari Narkoba dan Handphone

17 April 2026 - 12:43 WITA

Waspada El Nino, Kapolres Maros Serukan Siaga Kekeringan dan Kebakaran Hutan

15 April 2026 - 09:38 WITA

Kapolres Maros Dukung Gerakan Pangan, IKA PMII Siap Garap Lahan di Mallawa

14 April 2026 - 17:00 WITA

Rutan Masamba Diklaim Konsisten Razia, Aktivis Bantah Dugaan Pembiaran

14 April 2026 - 15:10 WITA

Trending di Daerah