Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Tim Verifikasi Kabupaten Sehat di Luwu, Cocokkan Data dan fakta

badge-check

					Tim Verifikasi Kabupaten Sehat di Luwu, Cocokkan Data dan fakta Perbesar

BERITA.NEWS, Luwu – Tim Verifikasi lapangan kabupaten sehat tingkat nasional yang terdiri dari Perwakilan Kementerian kesehatan RI, Kementerian Dalam Negeri RI, Dinas Kesehatan dan Bappeda Provinsi Sulawesi Selatan pada hari pertama kunjungan di Kabupaten Luwu, melakukan peninjauan langsung ke sejumlah titik dalam wilayah kabupaten Luwu, Senin (23/9/2019).

Peninjauan lapangan dilakukan guna mencocokkan data dari dokumen yang dikirim oleh Pemerintah Kabupaten Luwu yang dimotori oleh Forum Kabupaten Sehat dengan fakta-fakta yang ada di lapangan.

Mengawali Peninjauan, tim verifikasi lapangan diarahkan menuju Puskesmas Ponrang yang membina “Sekolah Nenek”. Ditempat tersebut tim verifikasi lapangan dipertontonkan berbagai keahlian dari para lansia binaan, seperti Paduan Suara, Senam Lansia Anti Stroke, Pembacaan Ayat Suci Al-quran dan produksi kerajinan tangan.

Usai mengunjungi Puskesmas Ponrang, verifikasi dilanjutkan di Sekretariat Pokja Desa Sehat, di desa Padang Kambori kecamatan Bupon yang terfokus pada pemukiman sehat dengan konsep 5 pilar STBM, kemudian mengunjungi Kebun Kelompok Wanita Tani (KWT) Mawar desa Paconne Kecamatan Belopa Utara, dan verifikasi hari pertama berakhir di Sekretariat Forum Kabupaten Sehat, kompleks perkantoran kantor Bupati Luwu.

“Ada 9 tatanan yang menjadi penilaian tim verifikasi Kementerian Kesehatan. Diantaranya, kawasan pemukiman, sarana dan prasarana umum, sarana lalulintas tertib dan pelayanan transportasi, kawasan pariwisata, ketahanan pangan dan gizi, masyarakat sehat dan mandiri, kehidupan sosial yang sehat, Pertambangan dan Kehutanan”, kata Trisno Subarkah, perwakilan dari Kementerian Kesehatan RI didampingi oleh Warsyan Salsabil perwakilan dari Kementerian Dalam Negeri RI.

Kabupaten/kota sehat merupakan pendekatan kesehatan masyarakat yang bertumpu pada kemitraan pemerintah daerah (lintas sektor) dengan masyarakat dalam mengatasi masalah – masalah kesehatan yang berkaitan erat dengan masalah lingkungan fisik dan lingkungan sosial kabupaten/kota.

Swasti Saba atau Kabupaten Sehat merupakan penghargaan untuk Kabupaten/Kota Sehat. Terdiri dari tingkat Pemantapan (Padapa), Pembinaan (wiwerda) dan pengembangan (wistara). Tahun 2017 lalu, Kabupaten Luwu berhasil meraih tingkat Wiwerda, sedangkan untuk tahun 2019 ini, kabupaten luwu menargetkan untuk meraih tingkatan Swastisaba Wistara.

  • Muh Asri

Loading

Comments

Baca Lainnya

Lapas Palopo Edukasi Warga Binaan Lewat Sosialisasi KUHP Baru

17 April 2026 - 18:47 WITA

Komitmen Tanpa Kompromi, Rutan Masamba Ikrar Bersih dari Narkoba dan Handphone

17 April 2026 - 12:43 WITA

Waspada El Nino, Kapolres Maros Serukan Siaga Kekeringan dan Kebakaran Hutan

15 April 2026 - 09:38 WITA

Kapolres Maros Dukung Gerakan Pangan, IKA PMII Siap Garap Lahan di Mallawa

14 April 2026 - 17:00 WITA

Rutan Masamba Diklaim Konsisten Razia, Aktivis Bantah Dugaan Pembiaran

14 April 2026 - 15:10 WITA

Trending di Daerah