Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Nasional

Tiga Orang Pendukung Caleg di Larikan Ke RSUD Wamena Usai Bentrokan

badge-check

					Ilustrasi Bentrokan. (Int) Perbesar

Ilustrasi Bentrokan. (Int)

BERITA.NEWS, Papua – Tiga orang pendukung Caleg harus dilarikan ke RSUD Wamena usai bentrokan para pendukung calon anggota legislatif (Caleg) dari partai Nasdem, Gerindra, dan Golkar, di Kabupaten Lanny Jaya, Wamena, Papua.

Bentrokan ini berawal dari adanya dugaan perubahan jumlah perolehan suara pada pleno tingkat Kabupaten pada tanggal 6 – 7 Mei di Tiom, ibu kota Lanny Jaya.

Dandim 1702 Jayawijaya, Letkol Inf Chandra Dianto, mengatakan bahwa kondisi di Lanny Jaya saat ini sudah berangsur pulih serta pleno tingkat kabupaten sudah selesai dan telah digeser ke kota Jayapura, untuk melanjutkan pleno tingkat provinsi.

“Tidak benar jika ada informasi yang menyebutkan sejumlah caleg membawa massanya turun ke Wamena, ibu kota Jayawijaya. Kondisi saat ini kondusif,” kata Chandra Seperti dilansir dari laman kumparan.com, Jumat (10/5/2019).

Ronald Manoach, selaku Komisioner Bawaslu Papua, mengatakan dirinya mendapat informasi jika ada warga Lanny Jaya yang dibawah turun ke Wamena karena terkena anak panah.

“Kejadiannya terjadi usai pleno KPU Lanny Jaya. Kemungkinan nanti ranahnya pidana, karena di luar pleno KPU Kabupaten Lanny Jaya,” ujar Ronald.


BACA JUGA : Real Count SSI Ini Caleg Dapil V Dprd Sulsel Yang Diprediksi Terpilih


Sementara di lain sisi, Amandus Situmorang, selaku anggota Bawaslu Papua Koordinator Penanganan Pelanggaran, menyebutkan bahwa adanya dugaan Caleg yang bertikai karena hasil perolehan suara.

“Kejadian ini sudah ditangani polisi dan massa sudah dibubarkan. Korban yang dirawat di rumah sakit masih kritis,” katanya. 

Akan tetapi hingga berita ini diterbitkan, belum ada konfirmasi lebih lanjut dari kepolisian setempat mengenai masalah tersebut.

Loading

Comments

Baca Lainnya

OJK Perkuat Pengawasan Industri PPDP, Dukung Perekonomian Nasional

14 April 2026 - 08:21 WITA

Modus Janjikan Pengaturan Perkara, Empat Oknum Mengaku Pegawai KPK Ditangkap

10 April 2026 - 19:19 WITA

BPKH Salurkan Uang Saku Haji 2026, Jemaah Terima 750 Riyal untuk Kebutuhan di Tanah Suci

10 April 2026 - 15:46 WITA

Bongkar Mafia Narkoba di Balik Jeruji, Menteri Agus: Siap Sikat Tanpa Pandang Bulu

10 April 2026 - 13:59 WITA

OJK Perkuat GRC untuk Jaga Stabilitas Sistem Keuangan di Tengah Risiko Global

9 April 2026 - 08:30 WITA

Trending di Nasional