Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Tekan Angka Pengangguran, PKK Sulsel – PT Pos Indonesia Siapkan Lapangan Kerja

badge-check

					Tekan Angka Pengangguran, PKK Sulsel – PT Pos Indonesia Siapkan Lapangan Kerja Perbesar

BERITA.NEWS, Makassar – Tim Penggerak PKK Sulsel menyiapkan sejumlah program untuk menekan angka pengangguran. Salah satunya, menggandeng PT Pos Indonesia dalam menyiapkan lapangan kerja.

Pelaksana Tugas Ketua TP PKK Sulsel, Naoemi Octarina, mengatakan, PT Pos Indonesia, membuka lapangan kerja sebagai pengantar paket dengan fee 10 persen. Selain itu, juga akan dibuka agen PT Pos Indonesia, baik untuk pribadi ataupun lembaga, dengan sharing fee 20 persen.

“Inilah yang akan kita sosialisasikan bersam PKK Kabupaten Kota, supaya teman-teman di daerah memanfaatkan kesempatan ini,” kata Naoemi, di sela-sela penyerahan bantuan tong sampah dari PT Pos Indonesia, di kawasan wisata Rammang-rammang, Kabupaten Maros, Jumat, (18/6/2021).

Menurut Naoemi, Usaha Mikro, Kecil, Menengah (UMKM) yang ada di kawasan wisata Rammang-rammang juga bisa memanfaatkan kesempatan dari PT Pos Indonesia dalam memasarkan produk mereka secara online. Tinggal bagaimana konsistensi dalam produksi dan pengemasan, sehingga produk senantiasa tersedia.

“PKK tentu saja harus membina UMKM yang ada di sini,” ujarnya.

Sementara, Asisten Manajer Administrasi dan Penjualan PT Pos Indonesia Wilayah Sulawesi dan Maluku, Sri Endarti Halim, mengatakan, untuk menjadi agen PT Pos Indonesia, tidaklah sulit. Bahkan, cukup menyiapkan satu ruangan kecil saja di kantor desa, itu sudah bisa dilakukan.

“Jika sudah ada agen disini, tidak perlu jauh-jauh lagi cari jasa pengiriman. Ini tentu akan menguntungkan UMKM yang ada disini. Selain itu, sharing fee sebesar 20 persen bisa menjadi sumber pendapatan baru,” jelasnya.

Begitupun dengan tenaga pengantar paket, bisa menjadi lapangan kerja baru. Sri mengungkapkan, ada pengantar paket yang bahkan mendapatkan gaji hingga Rp 8 juta per bulan.

“Kesempatan ini harus dimanfaatkan dengan baik. Ini lapangan kerja yang cukup menjanjikan, apalagi dalam kondisi pandemi seperti sekarang banyak yang berbelanja online,” terangnya.

Camat Bontoa, A Armansyah, menyambut baik tawaran yang disampaikan PKK Sulsel bersama PT Pos Indonesia. Apalagi, di kawasan Rammang-rammang, ada 30 UMKM. Ada yang membuat kerajinan dari daun nipah, alang-alang, hingga limbah plastik.

“Sekarang kami sedang mengembangkan keripik berbahan dasar ikan,” kata Armansyah.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Mensos RI Kumpulkan Para Kadis Sosial se-Sulsel Ingatkan Pemuktahiran Data PKH

18 April 2026 - 20:52 WITA

Pemprov Kebut Pengaspalan Ruas Aroepala Malam Hari, Atasi Keluhan Debu

18 April 2026 - 09:36 WITA

Lapas Palopo Edukasi Warga Binaan Lewat Sosialisasi KUHP Baru

17 April 2026 - 18:47 WITA

Komitmen Tanpa Kompromi, Rutan Masamba Ikrar Bersih dari Narkoba dan Handphone

17 April 2026 - 12:43 WITA

Waspada El Nino, Kapolres Maros Serukan Siaga Kekeringan dan Kebakaran Hutan

15 April 2026 - 09:38 WITA

Trending di Daerah