Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Pemprov Sulsel

Sulsel Daftarkan 338 Desa Wisata di ADWI 2022, Devo Khaddafi: Ini Kebangkitan Pariwisata 

badge-check

					Kepala Biro Humas dan Protokol Sulsel Devo Khadafi Perbesar

Kepala Biro Humas dan Protokol Sulsel Devo Khadafi

BERITA.NEWS,Makassar– Ketua Forum Pariwisata Sulsel Devo Khaddafi mengapresiasi 338 Desa di 24 Kabupaten dan kota berasil masuk dalam kepesertaan Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022.

Devo Khaddafi menilai meningkatnya jumlah desa wisata di Sulsel pada ADWI 2022 ini menjadi momentum awal kebangkitan pariwisata di masa transisi masa pandemi Covid-19 ke endemi.

“Semoga di tahapan penilaian yang saat ini sedang berlangsung oleh tim kurator dan juri Kemenparekraf,

desa wisata asal Sulsel mampu bersaing ke tahap demi tahap,” harap Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Sulsel ini. Selasa (5/4/2022).

Menurutnya, sangat penting bagi desa wisata untuk meraih yang terbaik karena selain sebagai pembuktian geliat kebangkitan pariwisata Sulsel.

Hal ini juga bisa memicu perhatian berbagai stakeholder kepariwisataan dengan konsep pentahelix yang kini dianut.

Baca Juga :  Mensos RI Kumpulkan Para Kadis Sosial se-Sulsel Ingatkan Pemuktahiran Data PKH

“Tiga pemenang tahun lalu mendapatkan perhatian dengan beragam tindak lanjut dari berbagai pihak. Ada bantuan fisik, ada bantuan pendampingan dari kampus, dan lainnya,” jelas Devo.

Sementara itu Konsultan Jejaring Desa Wisata (Jadesta), form aplikasi untuk pendaftaran ADWI sejak 2021, Toni Bagus Murdjayanto menyebutkan Sulsel menjadi provinsi terbanyak mendaftarkan desa wisata.

“Teman-teman (pengelola desa wisata) di Sulsel memang memberi perhatian besar dan

keinginan mereka untuk membangkitkan desa wisata masing-masing sangat tinggi,” ungkap Toni.

Adapun 338 desa wisata di Sulsel yakni Kabupaten Luwu Timur terbanyak yakni 61, Kabupaten Maros 53 dan Bantaeng 34.

Posisi keempat dan seterusnya oleh Enrekang 25, Jeneponto 21, Sinjai 20, Tana Toraja 14, Luwu 14, Pinrang 14, Gowa 11,

Pangkep 11, Bulukumba 10, Toraja Utara 6, Soppeng 5.

Luwu Utara 5, Barru 5, Wajo 4, Palopo 4, Takalar 4, Makassar 4, Parepare 4, Sidrap 4, Selayar 3, dan Bone 2 (dua) desa wisata.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Mensos RI Kumpulkan Para Kadis Sosial se-Sulsel Ingatkan Pemuktahiran Data PKH

18 April 2026 - 20:52 WITA

Pemprov Kebut Pengaspalan Ruas Aroepala Malam Hari, Atasi Keluhan Debu

18 April 2026 - 09:36 WITA

Hari Jadi ke-66, Gubernur Sulsel Dorong Parepare Jadi Percontohan Pengelolaan Sampah Terintegrasi

14 April 2026 - 14:24 WITA

Hari Jadi Enrekang ke 66, Andi Sudirman Serahkan Bantuan Rp 10 M: Sejahterakan Masyarakat 

14 April 2026 - 08:13 WITA

Pengadaan Randis Lexus LM Sesuai Aturan dan Berbasis Efisiensi Aset

12 April 2026 - 05:51 WITA

Trending di Pemprov Sulsel