Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

News

Sopir Ditemukan Meninggal Dalam Angkotnya di Kompleks Pasar Karisa Jeneponto

badge-check

					Jenazah korban yang ditemukan tak sadarkan diri di dalam angkotnya dan kemudian meninggal dunia. Perbesar

Jenazah korban yang ditemukan tak sadarkan diri di dalam angkotnya dan kemudian meninggal dunia.

BERITA.NEWS, Jeneponto – Seorang laki-laki ditemukan meninggal dunia di Kompleks Pasar Karisa, Kelurahan Empoang, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, Jumat (14/8/2020).

Mayat itu beridentitas bernama Bahtiar Dg Runtu (53) warga Desa Bontojai, Kecamatan Tamalatea, yang diketahui berprofesi sebagai sopir angkot.

Kasubag Humas Polres Jeneponto AKP Syahrul menjelaskan bahwa penemuan mayat itu sekitar pukul 10.30 wita. Semula, warga sekitar menemukan seorang laki-laki dalam keadaan tidak sadarkan diri di atas mobil angkutan umum warna biru dengan nomor polisi DD 1607 AB yang dikemudikan sendiri oleh korban.

“Warga kemudian mengevakuasi ke kios milik warga yang tidak jauh dari mobil korban dan tidak lama kemudian korban dinyatakan meninggal dunia,” ucap AKP Syahrul.

Baca Juga :  Bappelitbangda Pemprov Sulsel Perkuat Koordinasi Sukseskan Program MBG 2026

Tim Identifikasi Polres Jeneponto yang dipimpin oleh KBO Sat Reskrim IPTU Nasaruddin tiba mengidentifikasi korban dengan melakukan pemeriksaan terhadap badan korban.

“Namun polisi tidak menemukan luka pada badan korban, setelah itu lalu melakukan pengambilan sidik jari,” ungkapnya.

Selain itu petugas melakukan koordinasi dengan pihak keluarga korban. Namun, pihak keluarga korban menolak untuk melakukan visum dengan alasan bahwa korban meninggal dengan wajar.

Informasi yang dihimpun, meninggalnya korban diduga karena ada riwayat penyakit yang diderita korban.

Korban kemudian dibawa ke rumah duka di Desa Bontojai Kecamatan Tamalatea, untuk dikebumikan dengan menggunakan mobil ambulans.

. MUH. ILHAM

Loading

Comments

Baca Lainnya

Appi Terima Penghargaan Paritrana Award, Bukti Komitmen Lindungi Pekerja Rentan

8 Mei 2026 - 19:18 WITA

Bappelitbangda Pemprov Sulsel Perkuat Koordinasi Sukseskan Program MBG 2026

8 Mei 2026 - 12:53 WITA

Bank Indonesia Bersama TPID Sulsel Antisipasi Kenaikan Harga Pangan Jelang Idul Adha

8 Mei 2026 - 12:39 WITA

Jelang SES2026, UMKM Sulsel Kian Melejit Tembus 1 Juta Pelaku Usaha

7 Mei 2026 - 12:51 WITA

Inabuyer 2026, Andi Eka Ajak Investor Jajaki Potensi Produk UMKM Sulsel

7 Mei 2026 - 11:17 WITA

Trending di News