Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Nasional

Sidak di Pasar Terong, Harga Bawang Putih dan Migor Curah Mulai Naik

badge-check

					Sidak di Pasar Terong, Harga Bawang Putih dan Migor Curah Mulai Naik Perbesar

BERITA.NEWS,Makassar– Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Ri bersama Pemerintah Provinsi – Kota Makassar, TNI – POLRI melakukan sidak mengecek harga dan stok Pangan di Pasar Tradisional Terong Makassar. Minggu (19/5/2024).

Sidak Harga dan Stok Pangan ini, Bawang Putih dan Minyak Goreng mulai alami kenaikan. Sehingga KPPU akan melakukan investigasi ketersediaan dua kebutuhan masyarakat tersebut.

Apalagi Khusus bawang putih, Pemerintah telah melakukan impor langsung dari china untuk stabilitas harga, begitu pula dengan minyak perlu pengecekan lebih jauh alasan harga mulai naik.

“Di Sulsel ini sudah ada masuk impor bawang putih dari Cina ke Makassar. Stok nya juga masih banyak sampai April masuk kontainer kemarin

Tujuan cek harga kita mau lihat pasar inj bekerja sesuai hukum supply demand,” kata Komisioner KPPU RI Himan Pujana.

Meski begitu, Himan yang masih di percaya sementara memimpin KPPU Wilayah VI Makassar menemukan beberapa komoditi seperti, telur, daging sapi dan ayam, bawang merah harganya relatif stabil.

Baca Juga :  Soal Aksi Seruan Dukung JK di Makassar, KALLA Minta Semua Pihak Menahan Diri

“Beras bahkan dari pegadang katanya ada penurunan. Adapun Komoditi tiap tahun fluktuasi cabai bawang merah. Bawang merah tadi turun juga yah.

Alhamdulillah Sulsel ini memang agak stabil, kalau bawang putih memang kan sumbernya impor. Insallah minggu depan Kumpulkan stakholder untuk melihat bawang putih ini secara nasional,” jelasnya.

Plh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Pemprov Sulsel Since Erna Lamba mengimbau agar masyarakat tidak perlu panik membeli kebutuhan pangan jelang Idul Adha.

“Dari harga yang ada aspek ketersediaan masyarakat tidak perlu khawatir, kami imbau belanja seperlunya. Kami tinjau tadi harga cukup stabil. Pada prinsipnya pemerintah akan terus mengawasi, harga dan daya beli masyarakat,” jelasnya.

Turut hadir dalam peninjauan harga yakni
Brigjend TNI Dwi Endrosasongko selaku
Inspektur Kodam (Irdam) XIV/Hasanuddin, Tim Satgas Pangan Polda Sulsel.

Bank Indonesia Sulsel M.Abdul Majid Ikram Deputi Kepala Perwakilan, Hasiando Ginsar Manik Kadiv Assement Ekonomi Sulampua, Kepala Balai Karantina Pertanian Makassar Khadijah dan Tim Karantina Tumbuhan.

Salah Satu Pegadang Pasar Terong Hj Nani mengakui adanya kenaikan cukup tinggi untuk harga untuk Bawang Putih saat ini.

“Kalau saya Rp 50 ribu per 1 kilo gram, bawang merah Rp 45 ribu. Ada Kenaikan (bawang putih) biasanya Rp 40-38 ribu, Minyak kita naik juga,” sebutnya.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Gunakan Fasum Selama 30 Tahun, Lapak PKL di Jalan Tinumbu Bongkar Mandiri

18 April 2026 - 10:15 WITA

Antisipasi Kemarau Panjang, Damkar Makassar Siagakan 7 Posko & 60 Armada

17 April 2026 - 18:20 WITA

Menuju 10 Besar, 68 Peserta Ikuti Seleksi Komisioner BAZNAS Makassar

17 April 2026 - 14:13 WITA

WFH Pemkot Makassar, Munafri Gowes Bareng SKPD Pantau Kebersihan Kota

17 April 2026 - 13:45 WITA

Tanpa Konflik, Penertiban Lapak di Tallo Berjalan Tertib

17 April 2026 - 09:08 WITA

Trending di Makassar