Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Sehari Jelang PSBB, Pemkot Makassar Lakukan Rapid Tes Massal

badge-check

					Pemerintah Kota Makassar menggelar rapid test massal di seluruh puskesmas yang tersebar di 15 kecamatan di Kota Makassar, Kamis (23/4/2020) Perbesar

Pemerintah Kota Makassar menggelar rapid test massal di seluruh puskesmas yang tersebar di 15 kecamatan di Kota Makassar, Kamis (23/4/2020)

BERITA.NEWS, Makassar – Pemerintah Kota Makassar menggelar rapid test massal di seluruh puskesmas yang tersebar di 15 kecamatan di Kota Makassar, Kamis (23/4/2020). Tes ini dilakukan sehari sebelum pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) selama dua minggu lamanya. Pj Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb melakukan pemantauan secara langsung di dua puskesmas berbeda, yakni Puskesmas Makkasau dan Puskesmas Jongaya. Dalam pemantauan tersebut, Iqbal menyapa sejumlah warga yang antre menunggu giliran untuk dilakukan pengambilan sampel darah.

“Kami siapkan sepuluh ribu alat rapid test di seluruh puskesmas kita secara gratis. Kami persilahkan kepada warga yang merasa pernah melakukan kontak dengan penderita, PDP atau pernah melakukan perjalanan jauh akhir-akhir ini. Silahkan datang me, yang positif ada temannya, keluarganya, termasuk yang selama ini merasa ragu-ragu apakah terjangkit atau tidak, silahkan datang ke puskesmas untuk diperiksa” ujar Iqbal kepada sejumlah wartawan.

Menurut Iqbal, tes ini dilakukan sehari sebelum Ramadan mengingat kecenderungan warga yang biasanya ragu melakukan pemeriksaan darah saat sedang menjalankan ibadah puasa.

“Ini kita lakukan untuk mengidentifikasi lebih cepat warga kita yang telah terpapar agar bisa segera dilakukan isolasi. Saat ini penyebaran yang banyak terjadi adalah Local Transmission yang dilakukan oleh Orang Tanpa Gejala (OTG). Ini yang berbahaya jika tidak segera kita temukan untuk diisolasi,”jelasnya.

Sementara itu di tempat yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, Naisyah Tun Azikin menjelaskan bahwa rapid test itu merupakan hasil pengadaan yang bersumber dari Belanja Tak Terduga (BTT) APBD Kota Makassar tahun 2020.

“Kita sudah melakukan pengadaan rapid test sebanyak 7200 buah untuk tahap pertama dari total 25 ribu yang akan kita adakan. Selain itu, kita juga telah mendapat bantuan dari Pemerintah Provinsi Sulsel sebanyak 3.000 buah. Inilah yang kita gunakan untuk melakukan pemeriksaan hari ini,” jelas Naisah.

Dalam pemantauan di dua puskesmas, terlihat antusiasme warga yang datang mengantri untuk melakukan pemeriksaan. Mereka cukup memperlihatkan KTP untuk registrasi serta nomor telepon untuk dihubungi saat hasil tes telah keluar.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Lapas Palopo Edukasi Warga Binaan Lewat Sosialisasi KUHP Baru

17 April 2026 - 18:47 WITA

Antisipasi Kemarau Panjang, Damkar Makassar Siagakan 7 Posko & 60 Armada

17 April 2026 - 18:20 WITA

Menuju 10 Besar, 68 Peserta Ikuti Seleksi Komisioner BAZNAS Makassar

17 April 2026 - 14:13 WITA

WFH Pemkot Makassar, Munafri Gowes Bareng SKPD Pantau Kebersihan Kota

17 April 2026 - 13:45 WITA

Komitmen Tanpa Kompromi, Rutan Masamba Ikrar Bersih dari Narkoba dan Handphone

17 April 2026 - 12:43 WITA

Trending di Daerah