Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Parepare

RS HAH Parepare Terima Kunjungan Rekredensialing FKRTL BPJS Kesehatan

badge-check

					RS HAH Parepare Terima Kunjungan Rekredensialing FKRTL BPJS Kesehatan Perbesar

PAREPARE, BERITA.NEWS – Rumah Sakit (RS) Hasri Ainun Habibie Kota Parepare menerima kunjungan tim rekredensialing Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjut (FKRTL) dari BPJS Kesehatan, Senin, 25 November 2024.

Kunjungan ini merupakan bagian dari evaluasi rutin tahunan untuk memastikan pelayanan kesehatan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.

Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Direktur RS Hasri Ainun Habibie, dr. Mahyuddin. Dalam keterangannya, dr. Mahyuddin menjelaskan bahwa proses kredensialing bertujuan menjaga mutu layanan kesehatan, sehingga masyarakat dapat menikmati layanan yang berkualitas.

“Hari ini, alhamdulillah kami keluarga besar RS Hasri Ainun Habibie melakukan proses kredensialing dari BPJS yang memang menjadi agenda rutin setiap tahun,” ujar dr. Mahyuddin.

Komitmen pada Standar Pelayanan

Menurutnya, kredensialing memastikan bahwa pelayanan rumah sakit sesuai aturan, seperti kesesuaian antara jenis penyakit dan pengobatannya. Selain itu, evaluasi ini juga menilai kesiapan rumah sakit sebagai fasilitas kesehatan tipe B.

“BPJS melakukan pengecekan untuk memastikan alat dan fasilitas kami memadai. Alhamdulillah, kami insyaallah siap,” ungkapnya.

Baca Juga :  Wali Kota Parepare Sampaikan Duka atas Wafatnya Tokoh Pendidikan Prof. Siri Dangnga

Proses ini juga terkait dengan implementasi Kamar Rumah Inap Standar (KRIS), yang akan diwajibkan bagi semua rumah sakit mulai tahun depan.

KRIS mengatur berbagai aspek, seperti maksimal empat tempat tidur per kamar, jarak antar tempat tidur minimal 1,5 meter, serta penggunaan tirai dengan ukuran tertentu untuk menjaga privasi pasien.

“Selain itu, sirkulasi udara, pencahayaan, dan suhu ruangan menjadi fokus utama dalam standar ini. Udara di setiap ruangan harus berganti minimal enam kali per jam. Kami memastikan semua kamar rawat inap, dari kelas 3 hingga VIP, sudah menggunakan AC agar pasien merasa nyaman,” tambahnya.

Optimisme RS Hasri Ainun Habibie

Dr. Mahyuddin optimis rumah sakitnya memenuhi semua kriteria yang ditetapkan. Berdasarkan evaluasi awal, rumah sakit ini diperkirakan meraih nilai di atas 80 persen.

“Hasil kredensialing kemungkinan dirilis minggu depan. Dari evaluasi sementara, alhamdulillah nilai kami memenuhi syarat,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa penerapan standar baru ini bertujuan meningkatkan kenyamanan pasien serta mendukung proses penyembuhan.

“Dengan standar yang berlaku, kualitas udara, pencahayaan, dan suhu ruangan lebih baik. Ini semua untuk mendukung pelayanan kesehatan yang optimal,” tutup dr. Mahyuddin.

Proses kredensialing ini diharapkan semakin memperkuat komitmen RS Hasri Ainun Habibie dalam memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat Kota Parepare dan sekitarnya. (Adv)

Loading

Comments

Baca Lainnya

Wali Kota Parepare Sampaikan Duka atas Wafatnya Tokoh Pendidikan Prof. Siri Dangnga

15 April 2026 - 20:04 WITA

wafat

Sambut HUT ke-66 Parepare, Tenaga Kesehatan PKM Lumpue Kompak Kenakan Busana Adat

14 April 2026 - 12:17 WITA

hut parepare

Gubernur Sulsel Hadiri Jalan Sehat “Gerak Itu Keren” di HUT ke-66 Parepare

12 April 2026 - 15:35 WITA

jalan-sehat

Tasming Hamid Lepas Kafilah MTQ Parepare, Tekankan Sportivitas dan Keikhlasan

11 April 2026 - 17:49 WITA

tasming-hamid

Peringatan HBP ke-62, Lapas Parepare Ajak Pegawai Donor Darah

8 April 2026 - 19:29 WITA

donor darah
Trending di Parepare