Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Nasional

Raih MURI, Taruna Ikrar Ingatkan Silent Pandemic Resistensi Antimikroba, Raffi Ahmad: Kepala BPOM Keren

badge-check

					Raih MURI, Taruna Ikrar Ingatkan Silent Pandemic Resistensi Antimikroba, Raffi Ahmad: Kepala BPOM Keren Perbesar

BERITA.NEWS, Jakarta — Indonesia kembali mencatatkan sejarah dalam upaya nasional mengendalikan Resistensi Antimikroba (AMR).

Deklarasi Aksi Pengendalian AMR oleh pelaku usaha farmasi terbanyak melalui video resmi memecahkan Rekor MURI, menegaskan bahwa perang melawan AMR kini menjadi gerakan besar yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan.

Acara monumental yang diinisiasi oleh Deputi 1 BPOM RI, dr. William Teja, ini berlangsung bersamaan dengan AMR Run 2025, sebuah ajang lari dengan pesan edukatif yang diikuti ribuan peserta dari komunitas kesehatan, pelajar, mahasiswa, tenaga medis, hingga masyarakat umum.

Suasana pagi itu berubah menjadi gelombang energi positif, di mana kesadaran publik bertemu dengan semangat nasional untuk menjaga efektivitas antibiotik bagi generasi mendatang.

Sorotan publik turut mengarah pada kehadiran Raffi Ahmad, Utusan Khusus Presiden RI Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni.

Dengan gaya khasnya yang penuh antusias, Raffi memompa semangat generasi Z dan milenial untuk terlibat aktif dalam gerakan anti-AMR.

“Anak muda itu punya pengaruh besar. Kita harus memastikan penggunaan antibiotik tepat agar bangsa ini tetap kuat. Ini isu kesehatan, tapi juga isu masa depan,” ujar Raffi, disambut riuh sorakan peserta AMR Run.

“Kepala BPOM keren! Bisa bikin semua bergerak bersama,” tambahnya usai menyaksikan pemecahan Rekor MURI di TMII Jakarta 30 November 2025.

Di tengah semarak acara, Kepala BPOM RI Prof. Dr. Taruna Ikrar menyampaikan pesan tegas bernuansa peringatan global: AMR adalah silent pandemic yang harus dihadapi dengan keseriusan dan kolaborasi nyata.

“Rekor MURI ini bukan hanya soal jumlah, tetapi tentang komitmen besar Indonesia untuk melawan AMR secara terstruktur. Dalam sejarah kita, inilah deklarasi kolektif terbesar yang pernah dilakukan sektor farmasi,” kata Prof. Taruna.

Taruna menekankan bahwa gerakan ini adalah bukti nyata kekuatan kolaborasi ABG (Academia, Business,Government), di mana sains, regulasi, dan industri berjalan beriringan melindungi kesehatan publik.

Pihak MURI menyatakan bahwa pencapaian ini bukan sekadar rekor nasional, tetapi juga memiliki potensi menjadi benchmark internasional, karena melibatkan ratusan pelaku industri farmasi dalam satu deklarasi terpadu.

Sementara itu, AMR Run 2025 dihadiri 4000 an peserta tidak hanya menghadirkan edukasi publik, tetapi juga menciptakan pengalaman kolektif yang menggugah, lari sehat sembari menguatkan pesan “Antibiotik Bijak, Kesehatan Terjaga”.

Pesan ini disampaikan melalui kampanye kreatif, pameran edukasi, hingga aktivitas interaktif yang melibatkan masyarakat dari berbagai latar belakang.

Dengan momentum pemecahan Rekor MURI ini, Indonesia menegaskan posisinya sebagai negara yang berkomitmen kuat dan visioner dalam pengendalian resistensi antimikroba.

Langkah ini semakin memperkuat fondasi kesehatan nasional menuju Indonesia Emas 2045, di mana generasi mendatang dilindungi dari ancaman silent pandemic yang mengintai dunia.

Loading

Comments

Baca Lainnya

OJK Perkuat Pengawasan Industri PPDP, Dukung Perekonomian Nasional

14 April 2026 - 08:21 WITA

Modus Janjikan Pengaturan Perkara, Empat Oknum Mengaku Pegawai KPK Ditangkap

10 April 2026 - 19:19 WITA

BPKH Salurkan Uang Saku Haji 2026, Jemaah Terima 750 Riyal untuk Kebutuhan di Tanah Suci

10 April 2026 - 15:46 WITA

Bongkar Mafia Narkoba di Balik Jeruji, Menteri Agus: Siap Sikat Tanpa Pandang Bulu

10 April 2026 - 13:59 WITA

OJK Perkuat GRC untuk Jaga Stabilitas Sistem Keuangan di Tengah Risiko Global

9 April 2026 - 08:30 WITA

Trending di Nasional