Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Makassar

PT Trinusa Dua Kali Mangkir RDP, DPRD Sulsel Dinilai Tak Berdaya Hadapi Perusahaan Tambang

badge-check

					RDP Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Sinjai Bersama Komisi D DPRD Sulsel. (Foto: Istimewa) Perbesar

RDP Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Sinjai Bersama Komisi D DPRD Sulsel. (Foto: Istimewa)

BERITA.NEWS, Makassar – Rapat Dengar Pendapat (RDP) kedua Komisi D DPRD Sulawesi Selatan kembali gagal. PT Trinusa lagi-lagi mangkir dari undangan resmi dewan.

Padahal, perusahaan tambang itu sedang disorot publik karena diduga menyalahi izin usaha pertambangan (IUP).

Ketidakhadiran ini menimbulkan kekecewaan besar dari masyarakat Sinjai.

Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Rakyat Sinjai menuding DPRD Sulsel tidak tegas. Mereka menilai dewan seolah tunduk di hadapan perusahaan tambang.

“Seharusnya PT Trinusa hadir mempertanggungjawabkan aktivitasnya. Faktanya, mereka tetap tidak menghormati DPRD maupun rakyat Sinjai,” tegas Ketua Komisi D, Kadir Halid.

Jenderal Lapangan Aliansi, Isyal Aprisal, bahkan menyebut sikap PT Trinusa sebagai pelecehan.

Baca Juga :  Wali Kota Makassar Pilih Alihkan Anggaran Pengadaaan Randis ke Pendidikan dan Infrastruktur 

“Kalau perusahaan bisa seenaknya mangkir, lalu apa gunanya DPRD Sulsel? Jangan sampai dewan terlihat lemah di hadapan korporasi,” ujarnya lantang.

Aktivis lain mendesak DPRD merekomendasikan pencabutan izin. Menurut mereka, dua kali mangkir cukup bukti perusahaan tidak serius.

“Kalau DPRD diam, rakyat akan menganggap rapat hanya formalitas,” katanya.

Di sisi lain, anggota DPRD Andi Aan Nugraha justru memilih santai.

“Kalau begini, ya kita tunda saja dulu RDP. Tanpa kehadiran PT Trinusa, percuma dilanjutkan,” ujarnya.

Aliansi Mahasiswa Pemuda Rakyat (Ampera) Sinjai menegaskan akan terus mengawal kasus ini.

Jika PT Trinusa tetap mangkir, mereka siap membawa persoalan ke Senayan.

Gerakan rakyat terus meluas. Namun, di tengah derasnya desakan, DPRD Sulsel masih terlihat gamang.

Bagi publik, ketidakmampuan dewan menghadirkan PT Trinusa adalah bukti nyata lemahnya wibawa wakil rakyat di hadapan korporasi.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Antisipasi Kemarau Panjang, Damkar Makassar Siagakan 7 Posko & 60 Armada

17 April 2026 - 18:20 WITA

Menuju 10 Besar, 68 Peserta Ikuti Seleksi Komisioner BAZNAS Makassar

17 April 2026 - 14:13 WITA

WFH Pemkot Makassar, Munafri Gowes Bareng SKPD Pantau Kebersihan Kota

17 April 2026 - 13:45 WITA

Tanpa Konflik, Penertiban Lapak di Tallo Berjalan Tertib

17 April 2026 - 09:08 WITA

Soal Aksi Seruan Dukung JK di Makassar, KALLA Minta Semua Pihak Menahan Diri

17 April 2026 - 05:21 WITA

Trending di Makassar