Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Pemprov Sulsel

Prof Zudan Apresiasi Dinkes Sulsel Hadirkan Gerakan Ayo ke Posyandu dan Toilet Bersih Hidup Sehat 

badge-check

					Prof Zudan Apresiasi Dinkes Sulsel Hadirkan Gerakan Ayo ke Posyandu dan Toilet Bersih Hidup Sehat  Perbesar

BERITA.NEWS,Makassar– Pj Gubernur Sulsel Prof Zudan Arif Fakrulloh, menyampaikan apresiasi kepada Kepala Dinas Kesehatan Sulsel (Dinkes) Ishak Iskandar, atas inisiatif dalam membuat Gerakan Ayo ke Posyandu dan Gerakan Toilet Bersih Hidup Sehat.

Kegiatan ini dirangkaikan dengan penyerahan piagam penghargaan kepada sekolah, masjid, gereja dan pasar yang sudah konsisten menjaga kebersihan toilet sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan.

“Ini terima kasih kepada Kepala Dinas Kesehatan Sulsel karena beliau yang paling cepat merespon soal toilet bersih di Sulsel,” tutur Prof Zudan di Hotel Claro Makassar.

“Karena toilet bersih ini merupakan sesuatu yang sangat bermanfaat bagi kita semua.Toilet bersih ini adalah gerakan hidup sehat,” lanjutnya.

Selain itu, Prof Zudan menitipkan kegiatan Ayo ke Posyandu ini, sebagai wadah bagi masyarakat dan pemerintah untuk menyampaikan pentingnya pendidikan, pentingnya pencegahan stunting dan pencegahan pernikahan usia dini.

“Posyandu bisa menjadi tempat untuk menyampaikan atau bertanya berapa anak yang sekolah. Bagaimana pencegahan stunting, pernikahan usia dini dan masih banyak lagi penyampaian penting lainnya,” jelasnya.

Baca Juga :  Pemprov Kebut Pengaspalan Ruas Aroepala Malam Hari, Atasi Keluhan Debu

Prof Zudan juga menekankan kepada kepala daerah di kabupaten kota se Sulsel agar betul-betul bergerak bersama-sama menurunkan angka stunting bahkan sampai 10 persen.

“Bapak Ibu Bupati Wali Kota, saya titip bagaimana penanganan stunting bisa turun sampai 10 persen di masing-masing kabupaten kota se-Sulsel,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Sulsel, Ishak Iskandar, mengatakan, gerakan ini adalah kolaborasi pihaknya bersama masyarakat dan dilakukan penilaian toilet bersih di tingkat Provinsi Sulsel.

“Kami juga melakukan inovasi gerakan gizi untuk menghindari stunting di berbagai daerah dan diharapkan stunting turun sampai 14 persen. Ini dilakukan mulai dari desa, ini kami mengajak seluruh masyarakat untuk ke Posyandu sampai pada proses mengasuh anak agar terhindar dari stunting,” terangnya.

Menurut Ishak, inovasi soal Gerakan Kesehatan Masyarakat (Germas) ini sudah dilakukan di tingkat pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan RI. Untuk itu, Pemerintah Provinsi Sulsel dan kabupaten kota se-Sulsel meneruskan inovasi tersebut.

“Inovasi ini tidaklah sulit melainkan kita duplikasi dari Germas, program Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Mari kita sama-sama ke Posyandu,” pungkasnya.

Kegiatan ini dihadiri Dinas Kesehatan Kabupaten Kota se-Sulsel, Bupati dan Wali Kota se-Sulsel, hadir juga dari Posyandu dan sejumlah tamu undangan lainnya. (*adv)

Loading

Comments

Baca Lainnya

Pemprov Kebut Pengaspalan Ruas Aroepala Malam Hari, Atasi Keluhan Debu

18 April 2026 - 09:36 WITA

Hari Jadi ke-66, Gubernur Sulsel Dorong Parepare Jadi Percontohan Pengelolaan Sampah Terintegrasi

14 April 2026 - 14:24 WITA

Hari Jadi Enrekang ke 66, Andi Sudirman Serahkan Bantuan Rp 10 M: Sejahterakan Masyarakat 

14 April 2026 - 08:13 WITA

Pengadaan Randis Lexus LM Sesuai Aturan dan Berbasis Efisiensi Aset

12 April 2026 - 05:51 WITA

UPT Jasa Layanan Kearsipan Sulsel Dorong Literasi Arsip Lewat Pameran Edukasi 

10 April 2026 - 15:31 WITA

Trending di Pemprov Sulsel