Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Nasional

Presiden Jokowi Didampingi Mentan Andi Amran Tinjau Program Pompanisasi

badge-check

					Presiden Jokowi Didampingi Mentan Andi Amran Tinjau Program Pompanisasi Perbesar

BERITA.NEWS,Klaten- Presiden Joko Widodo (Jokowi) , Rabu (19/6/2025) pagi meninjau program pompanisasi di Dukuh Sangiran, Desa Krendowahono, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.

Pada kunjungan kerjanya, Presiden Jokowi tiba di lokasi sekitar pukul 10.15 WIB. Pada kesempatan itu, Kepala Negara didampingi oleh Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono.

Presiden Jokowi melihat secara langsung operasional pompa air dan proses panen padi oleh petani.

Diketahui, Kementerian Pertanian (Kementan) sebelumnya sudah memberikan bantuan pompa air sebanyak 65 unit untuk para petani. Diharapkan program pompanisasi semakin meningkatkan surplus produksi beras di Klaten hingga 1,19 persen per tahun.

Puluhan hektare lahan pertanian di desa yang berbatasan dengan Kabupaten Sukoharjo ini masuk kategori sawah tadah hujan. Hal ini lantaran tingkat elevasi saluran irigasi di sekitarnya berada di lebih rendah ketimbang hamparan sawah yang tersedia.

Kepada wartawan, Presiden mengatakan, pompanisasi ini tidak hanya di Jawa Tengah atau Kabupaten Karanganyar saja tetapi juga di daerah lain.

“Di semua provinsi yang kami perkirakan di Juli, Agustus, September, Oktober ini akan terjadi kekeringan yang panjang,” katanya.

Jokowi berharap program pompanisasi tersebut bisa meningkatkan produktivitas padi oleh para petani.

“Saya berikan contoh di Jawa Tengah, target kami untuk produksi 9,8 juta ton. Dengan pompanisasi kami ingin ada tambahan 1,3 juta ton. Nggak banyak, dari 9,8 juta ton diberi tambahan 1,3 juta ton,” katanya.

Terkait program tersebut, khusus di Jawa Tengah sudah didatangkan 4.300 pompa air.

Loading

Comments

Baca Lainnya

OJK Perkuat Pengawasan Industri PPDP, Dukung Perekonomian Nasional

14 April 2026 - 08:21 WITA

Modus Janjikan Pengaturan Perkara, Empat Oknum Mengaku Pegawai KPK Ditangkap

10 April 2026 - 19:19 WITA

BPKH Salurkan Uang Saku Haji 2026, Jemaah Terima 750 Riyal untuk Kebutuhan di Tanah Suci

10 April 2026 - 15:46 WITA

Bongkar Mafia Narkoba di Balik Jeruji, Menteri Agus: Siap Sikat Tanpa Pandang Bulu

10 April 2026 - 13:59 WITA

OJK Perkuat GRC untuk Jaga Stabilitas Sistem Keuangan di Tengah Risiko Global

9 April 2026 - 08:30 WITA

Trending di Nasional