BERITA.NEWS, Makassar – Pj Walikota Makassar Iqbal Suhaeb akhirnya menanggapi terkait tiga proyek milik Dinas Pekerjaan Umum Kota Makassar tanpa mengantongi rekomendasi analisis dampak lalulintas atau Andalalin.

Dimana sedikitnya tiga proyek miliaran tahun 2019 DAK maupun APBD terancam dihentikan karena belum memiliki Andalalin.
Iqbal Suhaeb berjanji menegur pihak ULP termasuk jajaran Dinas PU Makassar. “Tabe maaf, Saya sudah forward berita2 tsb ke sekda yg tahu persis masalahnya. Kalau kita mau jawaban lengkap kita wa saj,”ujar Iqbal Suhaeb via WhatsApp, Rabu (7/8/2019).
Ketiga proyek antara lain Rehabilitasi pemeliharaan jalan paket 4 sebesar Rp12.989.153.600 dikerja oleh PT Tiga Bintang Griyasarana dan konsultan CV Permata Persada Konsultan.
Kedua Rehab pemeliharaan jalan paket 7 Rp11.145.500.000 PT Rezkyah dan CV Manrif Jaya Konsultan dan terakhir yakni kegiatan sarana dan prasarana anggaran Rp10.708.558.000 dimenangkan PT Mulia Trans Marga dan CV Joganes Konsulindo.
Sementara itu, Sekkot Makassar yang juga Pelaksana Tugas Kadis PU menegaskan pihaknya akan mengecek soal Andalalin kegiatan infrastruktur tersebut.
“Selama saya jabat Kadis PU tidak pernah membahas soal Andalalin itu. Tapi kasi ka’ waktu untuk menangani masalah tersebut,”ujar Muh Ansar.
![]()





























