Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Pemprov Sulsel

Pj Sekprov Buka Rakor High Level Meeting Evaluasi Championship TP2DD

badge-check

					Pj Sekprov Sulsel Andi Muhammad Arsjad di High Level Meeting TP2DD Provinsi (dok) Perbesar

Pj Sekprov Sulsel Andi Muhammad Arsjad di High Level Meeting TP2DD Provinsi (dok)

BERITA.NEWS,Makassar-– Pj Sekprov Sulsel, Andi Muhammad Arsjad, membuka secara resmi Rapat Koordinasi (Rakor) High Level Meeting Evaluasi Championship Tugas Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) tahun 2023, yang dilaksanakan di Hotel Claro, Rabu, 6 Desember 2023.

Menurut Arsjad, dirinya sebagai perwakilan Pemerintah provinsi tentu sangat mendukung adanya upaya dalam rangka mendorong percepatan digitalisasi pemerintah daerah, baik dari sisi belanja maupun dari sisi pendapatan keuangan daerah.

Kegiatan evaluasi ini, kata Arsjad, tentunya menjadi bagian untuk mengetahui sejauh mana pencapaian yang sudah dilakukan oleh TP2DD masing-masing kabupaten kota.

“Alhamdulillah, untuk Sulawesi Selatan level digitalisasinya cukup baik yang berada di angka 97 persen. Dan kita juga berharap agar mudah-mudahan kabupaten kota bisa mengikuti itu,” ucap Arsjad.

Perlu diketahui bersama, lanjut Arsjad, pada bulan Oktober lalu Pemprov Sulsel meraih penghargaan juara umum terkait TP2DD untuk zona Sulawesi, kemudian untuk program unggulan Pemprov Sulsel memiliki inovasi yang namanya Sulawesi in your Hand dan ini juga meraih penghargaan prestasi terbaik.

Tentu ia berharap agar ini bisa dipertahankan dan setidaknya ada inovasi-inovasi lain yang bisa dihadirkan dalam rangka meningkatkan level digitalisasi keuangan daerah.

Selain itu, kata Arsjad, hal yang terpenting bahwa digitalisasi ini tidak berhenti sampai pola keuangan saja. Tetapi juga di semua layanan. “Karena kita tahu bahwa Keppres nomor 95 tahun 2018 tentang sistem pengelolaan pemerintahan berbasis elektronik itu mendorong untuk digitalisasi,” imbuhnya.

Ia sangat berterima kasih dengan kegiatan ini, apalagi ke depannya pemerintah pusat menyiapkan insentif fiskal untuk TP2DD ini.

“Mudah-mudahan kita bisa menggabungkan kedua penghargaan ini. Karena kita sebagai Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) yang terbaik dan tim Percepatan Perluasan Digitalisasi Daerah yang terbaik. Nah, jika ini digabung tentu luar biasa prestasi pemerintah provinsi Sulsel,” tandasnya.

Hadir dalam Rakor tersebut Sekban Bapenda Sulsel Andi Satriadi Sakka, Bapenda Kabupaten/Kota, perwakilan BI, dan TP2DD.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Mensos RI Kumpulkan Para Kadis Sosial se-Sulsel Ingatkan Pemuktahiran Data PKH

18 April 2026 - 20:52 WITA

Pemprov Kebut Pengaspalan Ruas Aroepala Malam Hari, Atasi Keluhan Debu

18 April 2026 - 09:36 WITA

Hari Jadi ke-66, Gubernur Sulsel Dorong Parepare Jadi Percontohan Pengelolaan Sampah Terintegrasi

14 April 2026 - 14:24 WITA

Hari Jadi Enrekang ke 66, Andi Sudirman Serahkan Bantuan Rp 10 M: Sejahterakan Masyarakat 

14 April 2026 - 08:13 WITA

Pengadaan Randis Lexus LM Sesuai Aturan dan Berbasis Efisiensi Aset

12 April 2026 - 05:51 WITA

Trending di Pemprov Sulsel