Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Pemprov Sulsel

Pj Gubernur Tinjau Lahan Budidaya Pisang KT Mitra Utama Bone

badge-check

					Pj Gubernur Bahtiar meninjau lahan budidaya pisang Kelompok Tani Mitra Utama 1, Desa Ulaweng Riaja, Kecamatan Amali, Kabupaten Bone yang merintis dari hasil beli online 6 bibit cavendish (dok) Perbesar

Pj Gubernur Bahtiar meninjau lahan budidaya pisang Kelompok Tani Mitra Utama 1, Desa Ulaweng Riaja, Kecamatan Amali, Kabupaten Bone yang merintis dari hasil beli online 6 bibit cavendish (dok)

BERITA,NEWS,Bone- Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin meninjau lahan budidaya pisang kelompok Tani (KT) Utama 1, Desa Ulaweng Riaja, Kecamatan Amali, Kabupaten Bone.

KT yang di galakkan oleg Abdul Hafid Mappatoba ini awalnya membeli bibit pisang online sebanyak 6 buah hingga berkembang saat ini menjadi ribuan pohon.

Pj Gubernur Sulsel Bahtiar dan rombongan terpanggil untuk melihat langsung upaya Abdul Hafid bersama kelompok taninya dalam budidaya pisang cavendish tersebut.

“Awalnya saya beli enam pohon, ini beli online dari Lampung. Sekarang berkembang dan sudah jadi ribuan pohon, Alhamdulillah. Ini pisang Cavendish. Ini sudah pernah panen,” ungkap Abdul Hafid, saat kunjungan Penjabat Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, Kamis, 11 Januari 2024.

Untuk menuju ke lahannya, Pj Gubernur Sulsel bersama Pj Bupati Bone, Islamuddin, terlebih dahulu harus melalui jalan tani dan jalan tanah sejauh 300 meter.

Menaiki dompeng dan melewati jalan dari bambu. Penanaman pisang Cavendish dilakukan sore jelang magrib.

Baca Juga :  Mensos RI Kumpulkan Para Kadis Sosial se-Sulsel Ingatkan Pemuktahiran Data PKH

Abdul Hafid menyampaikan, bersama 20 anggota kelompoknya, memiliki luasan lahan sekitar 40 hektar.

Ia menilai, tanaman ini sangat menjanjikan. Hanya, selama ini marketnya belum jelas untuk pembeli pisang yang mereka kembangkan. Ini yang menjadi kekhawatirannya.

“Karena pedagang hanya membeli seperti pisang biasa. Padahal ini pisang Cavendish berbeda dengan yang lain. Sekarang ada jaminannya, Pak Gubernur juga menjamin marketnya ini. Sudah ada pembelinya,” jelasnya.

Ia pun menyampaikan harapan ke depan, dengan kunjungan gubernur ini dan telah melihat langsung kondisi petani. Ia meminta bantuan sumur bor, juga membutuhkan pupuk organik dalam hal ini ternak dan oven untuk pembuatan dempo’ utti (sale). Demikian juga dengan bantuan jalan tani.

Selain bertani, Abdul Hafid Mappatoba juga adalah Kepala Sekolah SMPN 2 Amali dan pendakwah yang aktif di sosial media.

Sementara, Kepala Desa Ulaweng Riaja, Kecamatan Amali, Yasser Mappatoba, menyampaikan, Ia bersama warga menyambut program budidaya pisang cavendish ini.

“Mewakili masyarakat Ulaweng Riaja, saya selaku kepala desa mengucapkan banyak-banyak terima kasih kepada Bapak Penjabat Gubernur Sulsel atas kunjungan di desa kami ini. Merupakan apresiasi selaku pemerintah desa, begitu pun warga desa,” ucapnya.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Mensos RI Kumpulkan Para Kadis Sosial se-Sulsel Ingatkan Pemuktahiran Data PKH

18 April 2026 - 20:52 WITA

Pemprov Kebut Pengaspalan Ruas Aroepala Malam Hari, Atasi Keluhan Debu

18 April 2026 - 09:36 WITA

Hari Jadi ke-66, Gubernur Sulsel Dorong Parepare Jadi Percontohan Pengelolaan Sampah Terintegrasi

14 April 2026 - 14:24 WITA

Hari Jadi Enrekang ke 66, Andi Sudirman Serahkan Bantuan Rp 10 M: Sejahterakan Masyarakat 

14 April 2026 - 08:13 WITA

Pengadaan Randis Lexus LM Sesuai Aturan dan Berbasis Efisiensi Aset

12 April 2026 - 05:51 WITA

Trending di Pemprov Sulsel