Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Pemprov Sulsel

Pj Gubernur Sulsel Pimpin Apel Siaga Jelang Musim Tanam Oktober – Maret

badge-check

					Pj Gubernur Sulsel Pimpin Apel Siaga Jelang Musim Tanam Oktober – Maret Perbesar

BERITA.NEWS,Makassar- Pj Gubernur Sulsel Prof Zudan Arif Fakrulloh memimpin apel siaga dan pembekalan bagi petugas lapangan untuk kesiapan hadapi musim tanam Oktober 2024 – Maret (Okmar) 2025 di Instalasi Kebun Benih Hortikultura Sudiang.

Prof Zudan mengatakan posisi Sulsel sebagai salah satu daerah penyangga pangan nasional menjadi keharusan untuk mempersiapkan hadapi musim tanam yang akan memasuki Oktober 2023 – Desember 2024.

“Persiapan musim tanam bulan Oktober sampai Desember kan kita tahu Sulsel sebagai lumbung pangan nasional kita harus segera mempersiapkan diri menyambut musim hujan,

sekaligus kita tadi membagi bibit, alsintan juga menyiapkan SDM nya ada konsultan, penyuluh pengendali organisme pengganggu tanaman,” ucapnya.

Menurutnya, segala sesuatunya harus segera persiapkan untuk musim tanam Okmar. Tidak boleh menunggu ataupun mengulur waktu persiapan.

Baca Juga: Ninuk Triyanti Zudan Inisiasi Taman Herbal, Pertama di Sulsel

“Kita harus bergegas karena waktu tidak bisa menunggu kita. Harus kita persiapkan baik pupuknya, bibitnya kemudian alsintan dan obat-obatan untuk membasmi hama tanaman,” ujarnya.

Baca Juga :  Mensos RI Kumpulkan Para Kadis Sosial se-Sulsel Ingatkan Pemuktahiran Data PKH

Prof Zudan mengatakan hingga saat ini Sulsel masih mengandalkan komoditas unggulan Padi dan Palawija.

“Kalau di Sulsel komoditas nya Padi, Palawija termasuk di dalamnya ada jagung, kedelai, cabe, tomat itu tetap jadi komoditas Andalan Sulsel.

Kita sampai sekarang ini masih terus mengirim ke IKN, Pisang, Beras, Daging, Sayuran,” jelas Pj Gubernur Prof Zudan.

Sementara itu, Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (TPH-bun) Pemprov Sulsel Imran Jausi mengatakan mitigas musim tanam perlu menjadi atensi mengingat pergeseran musim saat ini yang tidak menentu.

“Musim tanam ini kan adalah Oktober sampai Maret toh meskipun demikian kelihatannya cuaca kita ini bergeser musim tanam kita bergeser dalam arti ya nanti turun hujan kalau kita menanam.

Kenapa karena luas jumlah persentase kita punya sawah tadah hujan itu sampai 44% Hanya 56% yang sawah beririgasi. Nah 44% inilah yang menunggu hujan turun dulu,” ungkapnya.

Imran mengatakan musim hujan yang biasanya masuk di Oktober sekaligus awal tanam, kini mulai bergeser, kemungkinan besar di November.

“Nah kalau hujan turun dulu-dulu itu disebut Oktober sudah hujan ini kan kemungkinan bergeser nanti di November atau Desember nah oleh karenanya di September ini Oktober ini kita manfaatkan betul semua,” jelasnya.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Mensos RI Kumpulkan Para Kadis Sosial se-Sulsel Ingatkan Pemuktahiran Data PKH

18 April 2026 - 20:52 WITA

Pemprov Kebut Pengaspalan Ruas Aroepala Malam Hari, Atasi Keluhan Debu

18 April 2026 - 09:36 WITA

Hari Jadi ke-66, Gubernur Sulsel Dorong Parepare Jadi Percontohan Pengelolaan Sampah Terintegrasi

14 April 2026 - 14:24 WITA

Hari Jadi Enrekang ke 66, Andi Sudirman Serahkan Bantuan Rp 10 M: Sejahterakan Masyarakat 

14 April 2026 - 08:13 WITA

Pengadaan Randis Lexus LM Sesuai Aturan dan Berbasis Efisiensi Aset

12 April 2026 - 05:51 WITA

Trending di Pemprov Sulsel