Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Pemprov Sulsel

Pj Gubernur Sulsel Canangkan Gerakan Peduli Stunting dan Kampanye Makan Telur

badge-check

					Pj Gubernur Sulsel Canangkan Gerakan Peduli Stunting dan Kampanye Makan Telur Perbesar

BERITA.NEWS,Wajo- Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Bahtiar Baharuddin mencanangkan Gerakan Peduli Stunting (Gadis) 2024 serta kampanye makan telur, Senin (22/4) di halaman Rujab Wajo, Jalan Veteran, Sengkang.

Kampanye makan telur setiap hari ini diikuti 10.000 balita dan 10.000 ibu hamil yang dilaksanakan secara hibryd bersama 24 kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan.

Pencanangan peduli stunting dan kampanye makan telur diikuti 23 Kab/Kota lain secara virtual melalui zoom meeting, menghadirkan 400 Anak Balita dari KPM PKH dan 400 Ibu Hamil, sementara Kabupaten Wajo menghadirkan 1000 Anak Balita dari KPM PKH dan 1000 Ibu hamil, ada juga pembagaian mainan kepada anak-anak.

Dalam sambutannya yang bertepatan peringatan hari jadi Kabupaten Wajo ke-627, Pj Gubernur menekankan pentingnya asupan gizi bagi ibu hamil selama 1.000 hari pertama kehidupan anak, karena masa ini sangat menentukan masa depan manusia, termasuk pemahaman tentang konsumsi protein hewani.

“Setiap ibu hamil harus mendapatkan minimal 2 telur setiap hari, yang harus dikonsumsi oleh ibu dan anak balita di bawah 2 tahun. Hal ini sangat penting untuk perkembangan kecerdasan dan kesehatan anak-anak,” ujar Bahtiar.

Ditambahkan Pj Gubernur, rasa prihatin atas tingginya angka stunting di Sulawesi Selatan, yang mencapai 27,2%.

Meskipun wilayah Sulawesi Selatan kaya akan telur dan protein hewani, masih banyak anak yang mengalami stunting.

“Pemerintah Provinsi akan memimpin agar program ini dijalankan secara lebih efektif dan bergerak cepat, termasuk dengan mengkampanyekan konsumsi 2 telur per hari,” tandasnya.

Plt Kepala Dinas Sosial Sulsel, H Abd. Malik Faisal mengatakan, sesuai arahan Pj Gubernur Dinas Sosial berperan aktif untuk menekan angka stunting salah satunya dengan inisiasi Gerakan Makan Telur.

Dinas Sosial melibatkan segenap komponen pendamping program keluarga harapan (PKH) kecamatan, gerakan makan telur anak balita, dan ibu hamil di seluruh Kab/Kota Sulawesi Selatan.

Dinsos Sulsel menyiapkan tim pendukung percepatan penurunan (TP3) stunting melalui Gerakan peduli stunting atau disingkat gadis. Gerakan ini dengan pendekatan taktis selama 6 bulan, melibatkan tenaga pendamping sosial program PKH.

“Kita punya pendamping Sosial se-Sulawesi Selatan sebanyak 1.040 orang dengan 304.632 keluarga penerima manfaat (KPM). Inilah yang kita gerakkan dengan fokus pada pemenuhan gizi ibu hamil dan menyusui, pemberian MP-ASI serta pemberian protein hewani dan edukasi kepada KPM,” tambahnya.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Hari Jadi ke-66, Gubernur Sulsel Dorong Parepare Jadi Percontohan Pengelolaan Sampah Terintegrasi

14 April 2026 - 14:24 WITA

Hari Jadi Enrekang ke 66, Andi Sudirman Serahkan Bantuan Rp 10 M: Sejahterakan Masyarakat 

14 April 2026 - 08:13 WITA

Pengadaan Randis Lexus LM Sesuai Aturan dan Berbasis Efisiensi Aset

12 April 2026 - 05:51 WITA

UPT Jasa Layanan Kearsipan Sulsel Dorong Literasi Arsip Lewat Pameran Edukasi 

10 April 2026 - 15:31 WITA

Soroti Dugaan Penimbunan BBM, Sekda Sulsel Desak Aparat Tindak Tegas

7 April 2026 - 07:02 WITA

Trending di Pemprov Sulsel