Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Pemprov Sulsel

Pj Gubernur Ajarkan Petani Enrekang Semai Bonggol Pisang Metode PIF

badge-check

					Pj Gubernur Ajarkan Petani Enrekang Semai Bonggol Pisang Metode PIF Perbesar

BERITA.NEWS,Enrekang- Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin ajarkan petani semai bonggol pisang metode PIF di Desa Ongko, Kecamatan Maiwa, Kabupaten Enrekang.

Bahtiar turun langsung memperlihatkan dan menjelaskan cara memanfaatkan bonggol pisang untuk penyemaian menjadi banyak bibit.

Para petani dan pejabat yang hadir pun terlihat terkesima dengan kelihaian Pj Gubernur Sulsel menggunakan parang memotong-motong bonggol pisang untuk penyemaian.

“Ambil bonggol nya jadi menanam pisang itu disemai dulu bonggol yang sudah di potong baru siram, nanti 15 hari akan tumbuh, nanti keluar tunas, ini namanya metode PIF,” ucapnya.

Baca Juga :  Pemprov Kebut Pengaspalan Ruas Aroepala Malam Hari, Atasi Keluhan Debu

Bahtiar mengatakan metode sederhana dalam pembibitan ini masih banyak yang belum mengetahui.

“Mulai maki belajar tentang pisang, ini ada semua di youtube jadi kita bisa kembangkan pisang kita sendiri ini. Tapi untuk komoditi ekspor memang cavendish,” ujarnya.

Bahtiar juga akan menghadirkan Guru Besar Universitas Hasanuddin Makassar, Prof Dr Ir Salengke MSc, yang memiliki ilmu khusus untuk budidaya pisang.

“Ini bukan untuk kepentingan saya, tapi bagaimana agar pendapatan masyarakat kita meningkat, dengan memanfaatkan lahan tidur,” imbuhnya.

Sementara, Pj Bupati Enrekang, Baba mengaku, akan menyiapkannya lahan seluas 15 hektare untuk lokasi pembibitan pisang cavendish.

“InsyaAllah kita akan siapkan lahan 15 hektare untuk tempat pembibitan. Dan InsyaAllah bibitnya gratis,” pungkasnya.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Mensos RI Kumpulkan Para Kadis Sosial se-Sulsel Ingatkan Pemuktahiran Data PKH

18 April 2026 - 20:52 WITA

Pemprov Kebut Pengaspalan Ruas Aroepala Malam Hari, Atasi Keluhan Debu

18 April 2026 - 09:36 WITA

Hari Jadi ke-66, Gubernur Sulsel Dorong Parepare Jadi Percontohan Pengelolaan Sampah Terintegrasi

14 April 2026 - 14:24 WITA

Hari Jadi Enrekang ke 66, Andi Sudirman Serahkan Bantuan Rp 10 M: Sejahterakan Masyarakat 

14 April 2026 - 08:13 WITA

Pengadaan Randis Lexus LM Sesuai Aturan dan Berbasis Efisiensi Aset

12 April 2026 - 05:51 WITA

Trending di Pemprov Sulsel