Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Destinasi

Pesona Senja Tertutup Karat: Potret Anjungan Cempae Parepare yang Terlupakan?

badge-check

					Anjungan Cempae Kota Parepare, Sulawesi Selatan. (Foto: Berita.News/ Wahyu) Perbesar

Anjungan Cempae Kota Parepare, Sulawesi Selatan. (Foto: Berita.News/ Wahyu)

BERITA.NEWS, Parepare — Senja mulai turun perlahan di ufuk barat, langit kota Parepare berubah jingga keemasan, dan angin laut bertiup lembut menyapa wajah-wajah pengunjung yang memadati Anjungan Cempae.

Pemandangan matahari terbenam yang menakjubkan menjadi magnet tersendiri bagi warga lokal maupun wisatawan dari luar daerah. Namun di balik keindahan itu, tersimpan keluhan dan harapan yang mencuat dari para pengunjung.

Anjungan Cempae yang berada di pesisir Parepare kini makin ramai dikunjungi. Baik untuk sekadar bersantai, berjalan-jalan sore, hingga membawa anak-anak bermain di arena yang tersedia.

Tak hanya warga sekitar Ajatappareng, anjungan ini bahkan mulai menarik perhatian wisatawan dari luar pulau Sulawesi.

Salah satu wisatawan asal Pati, Jawa Tengah, Hani, yang tengah berkunjung bersama keluarganya, mengungkapkan kekagumannya sekaligus kekhawatirannya.

“Anjungan ini sangat bagus yah, tapi kok terlihat sangat semrawut sekali. Permainan yang ada di tempat ini dapat membahayakan pengunjung yang tengah bersantai,” ucapnya saat ditemui di lokasi.

Ia menunjuk beberapa bagian anjungan yang tampak tak terawat. “Seperti ini (besi pegangan), sudah berkarat. Seperti tidak terurus saja, padahal tempat ini bagus banget untuk melihat matahari terbenam. Bagaimana sih, pengelolaan tempat ini?” tambah Hani dengan nada prihatin.

Keluhan serupa juga datang dari pengunjung lainnya. Mereka menyoroti kondisi fasilitas umum, tatanan area permainan, hingga kesan kumuh yang timbul karena penataan pedagang yang terkesan asal-asalan.

Menanggapi hal ini, Kepala Bidang Destinasi dan Kerjasama Industri Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (DKOP) Kota Parepare, Andi Fatahuddin, memberikan penjelasan. Ia menyebut bahwa pengelolaan Anjungan Cempae tidak sepenuhnya berada di bawah DKOP.

“Terkait pengelolaan di Anjungan Cempae, terdapat beberapa SKPD yang membawahi. Untuk DKOP sendiri, hanya mengelola WC umum, perizinan pemakaian tempat, dan pemungutan retribusi yang ada di anjungan,” jelas Andi Fatahuddin, Selasa (15/04/2025).

Meski begitu, pihaknya mengaku rutin melakukan edukasi kepada para pedagang dan pengelola permainan agar tercipta penataan yang lebih rapi dan aman.

“Tiap tahunnya kami melakukan edukasi terhadap pedagang dan pengelola permainan yang ada di sana untuk dilakukan penataan, sehingga tidak terlihat kesan yang semrawut,” terangnya.

Ia juga menegaskan bahwa pengelola permainan kini dibatasi. “Setiap pengelola permainan hanya diperbolehkan mengelola maksimal lima jenis mainan. Tujuannya agar tidak terlihat semrawut dan menghindari hal-hal yang tidak diinginkan kepada pengunjung yang ada di sana,” tambahnya.

Anjungan Cempae memang memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata unggulan di Kota Parepare.

Keindahan panorama laut, aksesibilitas yang mudah, serta lokasinya yang strategis menjadikannya daya tarik yang kuat. Namun, tanpa pengelolaan yang terkoordinasi dan perawatan yang konsisten, pesona itu bisa memudar.

Kini, harapan besar tertuju pada kolaborasi antar instansi terkait agar Anjungan Cempae tak hanya jadi tujuan favorit, tetapi juga kebanggaan yang terawat dengan baik layaknya permata yang bersinar terang di pesisir barat Sulawesi Selatan.

Loading

Comments

Baca Lainnya

UMK Academy Pertamina, Dorong Pia Putra Kusuma Gorontalo Naik Kelas

14 Mei 2025 - 17:33 WITA

Libur Panjang, Ribuan Wisatawan Serbu Wisata Alam Ladoma Parepare

13 Mei 2025 - 11:13 WITA

wisata-alam-ladoma

Lonjakan Wisatawan ke IKN Pasca Lebaran Capai 14.104 Orang

4 April 2025 - 09:24 WITA

ikn

Serunya Liburan Awal Tahun di Waterboom Parepare, Pengunjung Membludak!

1 Januari 2025 - 18:08 WITA

Ayam Goreng Pandan Wangi Jadi Menu Promo Maxone Hotel per September 2024

28 September 2024 - 06:35 WITA

Trending di Article