Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Penyederhanaan Kurikulum, Teknik Pembelajaran di Masa Pandemi

badge-check

					Pelaksanaan webinar bertajuk “Perluasan Akses Pendidikan Melalui Virtual Sebagai Perwujudan Sekolah Tanpa Sekat di Jawa Tengah Perbesar

Pelaksanaan webinar bertajuk “Perluasan Akses Pendidikan Melalui Virtual Sebagai Perwujudan Sekolah Tanpa Sekat di Jawa Tengah", Senin (2/11/2020).

BERITA.NEWS, Semarang – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah, Padmaningrum mengatakan bahwa pihaknya sudah mengeluarkan surat edaran terkait pola pendidikan di masa pandemi.

Hal itu dikatakan Padmaningrum dalam webinar bertajuk “Perluasan Akses Pendidikan Melalui Virtual Sebagai Perwujudan Sekolah Tanpa Sekat di Jawa Tengah”, Senin (2/11/2020).

Menurutnya, pihak Dinas Dikbud Jateng telah mengeluarkan surat edaran tentang pendidikan di masa pandemi. Di dalamnya juga tertuang soal teknis pembelajaran jarak jauh (PJJ).

“Kami sudah mengeluarkan surat edaran tentang pendidikan di masa pandemi. Di dalamnya juga tertuang soal teknis pembelajaran jarak jauh, salah satunya penyederhanaan kurikulum,” jelasnya.

Pelaksanaan PJJ di Jawa Tengah akan terus dievaluasi untuk perbaikan-perbaikan.

Pemprov Jawa Tengah juga telah membuka kelas virtual bagi anak-anak putus sekolah karena persoalan ekonomi. Program yang diinisiasi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo ini sebagai langkah konkret terkait problem pendidikan.

Baca Juga :  Lapas Palopo Edukasi Warga Binaan Lewat Sosialisasi KUHP Baru

Pada tahun ajaran 2020/2021 ini, kelas virtual dilaksanakan di dua sekolah, yakni SMAN 1 Kemusu Boyolali dan SMAN 3 Brebes.

Sementara itu, Ketua Sekolah Lawan Corona, Rizqy Rahmat Hani mengatakan bahwa pembelajaran jarak jauh sebagai alternatif sistem pendidikan di masa pandemi, harus fokus meningkatkan kompetensi siswa. Semua harus mengacu pada kebutuhan siswa.

Menurutnya, pendidikan di masa pandemi harus fokus pada peningkatan kompetensi siswa. “Ya, kan karena pendidikan memang untuk siswa,” katanya.

Dijelaskannya, kondisi pandemi mengharuskan adanya sistem pembelajaran jarak jauh (PJJ). Dunia pendidikan pun diharuskan melakukan adaptasi agar proses belajar tetap jalan meski dengan sistem daring.

Untuk menunjang penerapan kurikulum dalam sistem PJJ, katanya, guru perlu melibatkan orang tua dan siswa. “Ini untuk memetakan kondisi siswa dan orang tua. Hasilnya nanti sebagai landasan RPP,” jelasnya.

Rizqy mengatakan, Sekolah Melawan Corona adalah sebuah inisiasi membantu sekolah dalam melaksanakan pembelajaran jarak jauh di masa pandemi. Nantinya anak juga akan lebih mandiri, bukan hanya tahu soal hapalan.

  • YON

Loading

Comments

Baca Lainnya

Lapas Palopo Edukasi Warga Binaan Lewat Sosialisasi KUHP Baru

17 April 2026 - 18:47 WITA

Komitmen Tanpa Kompromi, Rutan Masamba Ikrar Bersih dari Narkoba dan Handphone

17 April 2026 - 12:43 WITA

Waspada El Nino, Kapolres Maros Serukan Siaga Kekeringan dan Kebakaran Hutan

15 April 2026 - 09:38 WITA

Kapolres Maros Dukung Gerakan Pangan, IKA PMII Siap Garap Lahan di Mallawa

14 April 2026 - 17:00 WITA

Rutan Masamba Diklaim Konsisten Razia, Aktivis Bantah Dugaan Pembiaran

14 April 2026 - 15:10 WITA

Trending di Daerah