Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Pemprov Sulsel

Pemprov Sulsel: Pembebasan Lahan Kereta Api di Maros Butuh Kerja Ekstra

badge-check

					Sekda Sulsel Abdul Hayat Gani Perbesar

Sekda Sulsel Abdul Hayat Gani

BERITA.NEWS, Makassar – Pembebasan lahan untuk pembangunan jalur kereta api terus dilakukan oleh pemerintah. Khususnya, di segmen tiga wilayah Maros alami kendala. Butuh kerja ekstra menuntaskannya.

Hal itu dikatakan, Sekretaris Daerah (Sekda) provinsi Sulsel Abdul Hayat Gani usai meninjau lokasi segmen tiga yang akan dijadikan jalur rel kereta api, tepatnya di Desa Marumpa, Kecamatan Marusu, Kabupaten Maros, Selasa (1/9/2020).

Hayat menilai, persoalan pembebasan lahan yang terus bergulir di Kabupaten Maros hingga hari ini memerlukan kerja ekstra dan respon cepat, utamanya dari pemerintah kabupaten melalui koordinasi aktif bersama pemerintah provinsi.

“Selama ini saya terlibat langsung pada pengurusan lahan jalur kereta api ini, rapat kami gelar di Kejaksaan Tinggi, kemudian terakhir rapat di Maros agar ada progres dan berharap agar Bupati, Sekda, Kapolres setempat semangat,” ucapnya.

Hayat mengaku beberapa waktu lalu telah memberikan satu minggu progres persoalan lahan tersebut. Namun sampai dua minggu berlalu belum ada progres yang dilakukan.

“Saya kasih waktu satu minggu progresnya, sampai dua minggu setelah rapat, tolong camat lakukan secara verbal ke Bupatinya, Kapolres bisa laporkan juga namun sampai saat ini tidak ada progres,” ucapnya.

Meski begitu, tim appraisal, kata Hayat sudah bisa melakukan tugas mengukur lahan yang masuk areal jalur kereta api tersebut.

“Pemprov sebagai support untuk Kabupaten Maros, tapi ini sudah tuntas, masalah lahan sudah berjalan lancar, tim apprisial BPN sudah bisa masuk, yang sebelumnya tidak bisa masuk karena dihalangi oleh oknum,” pungkasnya.

. ANDI KHAERUL

Loading

Comments

Baca Lainnya

Hari Jadi ke-66, Gubernur Sulsel Dorong Parepare Jadi Percontohan Pengelolaan Sampah Terintegrasi

14 April 2026 - 14:24 WITA

Hari Jadi Enrekang ke 66, Andi Sudirman Serahkan Bantuan Rp 10 M: Sejahterakan Masyarakat 

14 April 2026 - 08:13 WITA

Pengadaan Randis Lexus LM Sesuai Aturan dan Berbasis Efisiensi Aset

12 April 2026 - 05:51 WITA

UPT Jasa Layanan Kearsipan Sulsel Dorong Literasi Arsip Lewat Pameran Edukasi 

10 April 2026 - 15:31 WITA

Soroti Dugaan Penimbunan BBM, Sekda Sulsel Desak Aparat Tindak Tegas

7 April 2026 - 07:02 WITA

Trending di Pemprov Sulsel