Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Pemprov Sulsel

Pemprov Sulsel Bimtek Aplikasi Market Palce Baju Bodo

badge-check

					Bimtek Aplikasi Market Place Baju Bodo Pemprov Sulsel (dok) Perbesar

Bimtek Aplikasi Market Place Baju Bodo Pemprov Sulsel (dok)

BERITA.NEWS,Makassar– Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan dalam hal ini Biro Pengadaan Barang dan Jasa (Barjas) terus mengembangkan produk tradisional Baju Bodo sebagai aplikasi Market Place Pemprov Sulsel.

Kamis 27 Juli 2023, aplikasi marketplace ini akan resmi menggunakan sistem digital payment.

Hal ini terlihat dari penyelenggaraan bimbingan teknis para stake holders “Baju Bodo” seluruh OPD lingkup Pemprov Sulsel di ruang Pola Kantor Gubernur Sulsel.

Hadir dalam proses pembukaan bimbingan teknis, Asisten II Pemprov Sulsel Muh Ichsan dan plt Karo Barjas Marwan SH MH. Hadir juga Kepala DPMPTSP Asrul Sani yang juga mantan Kepala Biro Barjas sang pencetus Aplikasi Baju Bodo ini.

“Ini sebuah kemajuan besar dalam proses digitalisasi di Pemprov Sulsel dengan sistem digital payment di aplikasi baju bodo,” ujar Ichsan.

Dalam menerapkan Digital Pyment, Biro Barjas Pemprov Sulsel menggandeng Bank Sulselbar sebagai bank penyedia dana talangan atas transaksi digital di market place “Baju Bodo” ini.

Dengan sistem digital payment, maka pihak penyedia tidak perlu lagi menunggu dana dari pemerintah cair. Pihak bank akan menalangi kebutuhan pihak penyedia atas kebutuhannya sesuai dengan plafon yang audah ditetapkan.

Baca Juga :  Pemprov Kebut Pengaspalan Ruas Aroepala Malam Hari, Atasi Keluhan Debu

Dalam proses transaksi tersebut, aplikasi baju bodo bekerja sama dengan Balai Sertifikat Elektronik (BSrE) Badan Sandi Siber Negara (BSSN) yang difasilitsi penerbitan Tanda Tangan Elektronik (TTE) bersertifikat oleh Bidang Persandian Dinas Kominfo-SP Sulsel.

Hadir mewakili Kadis Kominfo SP Sulsel, Kabid Persandian Diskominfo SP Sulsel Sultan Rakib. Bersama tim penerbitan TTE, seluruh stake holder yang terlibat dalam proses pembelajaan dan pembelian di market place baju bodo diterbitkan TTE-nya yang bersertifikat.

“Penerbitan TTE bersertifikat ini sebagai upaya meningkatkan pelayanan dan sekaligus membantu penguatan dan keabsahan digital sesuai dengan UU ITE yang berlaku,” beber Sultan Rakib.

Kepala DPMPTSP Asrul Sani yang hadir memberikan tambahan bahwa ketika Baju Bodo digital patment ini berfungsi maka arahan Pimpinan meminta kepada seluruh penyedia makan minum menyiapkan label atau sertifikat halal.

Kenapa ini dilakukan agar pelaku usaha bisa lebih berkembang. Kenyataannya hanya pihak ketiga yang membeli makanan saja kemudian dia label. Perlahan kembali ke jalan yang benar.

“Dengan sistem digital payment ini juga menjadi dasar transparansi transaksi digital di Pemprov Sulsel karena ini sistem yang main,” ujar Asrul Sani.

Dari Bank Sulselbar menyatakan kesanggupannya untuk mewujudkan digital payment.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Mensos RI Kumpulkan Para Kadis Sosial se-Sulsel Ingatkan Pemuktahiran Data PKH

18 April 2026 - 20:52 WITA

Pemprov Kebut Pengaspalan Ruas Aroepala Malam Hari, Atasi Keluhan Debu

18 April 2026 - 09:36 WITA

Hari Jadi ke-66, Gubernur Sulsel Dorong Parepare Jadi Percontohan Pengelolaan Sampah Terintegrasi

14 April 2026 - 14:24 WITA

Hari Jadi Enrekang ke 66, Andi Sudirman Serahkan Bantuan Rp 10 M: Sejahterakan Masyarakat 

14 April 2026 - 08:13 WITA

Pengadaan Randis Lexus LM Sesuai Aturan dan Berbasis Efisiensi Aset

12 April 2026 - 05:51 WITA

Trending di Pemprov Sulsel