Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Pemkot Parepare Sambangi 3 Anak Diduga Terlantarkan

badge-check

					Tim Dinsos dan DP3A Pemkot Parepare saat menyambangi 3 anak yang diduga terlantar atas laporan masyarakat (dok) Perbesar

Tim Dinsos dan DP3A Pemkot Parepare saat menyambangi 3 anak yang diduga terlantar atas laporan masyarakat (dok)

BERITA.NEWS,Parepare– Dinas Sosial dan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Pemkot Parepare sambangi kediaman 3 anak yang diduga terlantar.

Respon cepat Pemkot Parepare ini setelah mendapat laporan masyarakat adanya 3 anak diduga terlantar di Perumahan Grita Savaraz 1, Kecamatan Bacukiki. Jumat (18/8/2023).

Dalam kunjungan tersebut, Dinas Sosial Kota Parepare menyalurkan sejumlah bantuan kebutuhan pokok.

Hal ini sesuai arahan dan pentunjuk Wali Kota Parepare, Taufan Pawe (TP) agar pemerintah terus berusaha memenuhi hak dasar masyarakat.

“Mendengar respon masyarakat, dan sesuai arahan pak wali jika ada masyarakat membutuhkan bantuan,

maka pemerintah hadir kesini untuk melihat lansung kondisi ketiga anak ini,” kata Kepala Dinsos Parepare Hasan Ginca.

Dalam pantauan, kondisi ketiga anak tersebut baik. Anak perempuan itu masing-masing berumur 7 tahun, 4 tahun, dan satu tahun.

Baca Juga :  Waspada El Nino, Kapolres Maros Serukan Siaga Kekeringan dan Kebakaran Hutan

“Alhamdulilah, bersama tim DP3A, ketiga kondisi anak ini baik,” tambahnya.

Hasan Ginca mengatakan, ayah ketiga anak tidak berada dirumah. Kontak ponsel yang diberikan tetangga tidak dapat hubungi.

“Ayahnya tidak bisa dihubungi. Katanya lagi kerja, ojek. Sementara ibunya dipenjara karena kasus pencurian,” katanya.

Sementara Camat Bacukiki Saharuddin mengatakan, ayah ketiga anak ini tercatat sebagai warga Kecamatan Ujung atas nama Muliyardi, dan ibu bernama Munjia.

“Jadi pasangan ini hanya kontrak disini. Sudah sembilan bulan. Dan setelah kita telusuri,

rupanya status perkawinan belum kawin. Sehingga ketiga anaknya tidak memiliki akta kelahiran,” ungkapnya.

Saharuddin meminta, pihak keluarga atau ayah ketiga anak ini untuk segera berkoordinasi dengan pihak kecamatan.
Agar status kewarganegaraan ketiga anak tersebut bisa dikerjakan.

“Kita akan terus pantau atau meminta ayah anak ini berkoordinasi ke pihak kami untuk mengurus surat-surat kependudukan anak ini.

Karena kalau dibiarkan terus seperti ini bisa masuk pelantaran anak,” pungkasnya.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Lapas Palopo Edukasi Warga Binaan Lewat Sosialisasi KUHP Baru

17 April 2026 - 18:47 WITA

Komitmen Tanpa Kompromi, Rutan Masamba Ikrar Bersih dari Narkoba dan Handphone

17 April 2026 - 12:43 WITA

Waspada El Nino, Kapolres Maros Serukan Siaga Kekeringan dan Kebakaran Hutan

15 April 2026 - 09:38 WITA

Kapolres Maros Dukung Gerakan Pangan, IKA PMII Siap Garap Lahan di Mallawa

14 April 2026 - 17:00 WITA

Rutan Masamba Diklaim Konsisten Razia, Aktivis Bantah Dugaan Pembiaran

14 April 2026 - 15:10 WITA

Trending di Daerah