Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Pemkab Sinjai Peringkat Tiga di Sulsel Capaian Nilai MCP dan SPI oleh KPK

badge-check

					Gedung Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Perbesar

Gedung Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

BERITA.NEWS, Sinjai – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merilis nilai Monitoring Center for Prevention (MCP) dan Survei Penilaian Integritas (SPI) seluruh Pemerintah Provinsi dan Daerah di Indonesia.

Monitoring MCP dan SPI yang dilaksanakan oleh KPK ini diikuti oleh Inspektur Inspektorat Kabupaten Sinjai, A Adeha Syamsuri, Kamis (18/04/2024) bertempat di Aula Merah Putih KPK Lantai 16, Jakarta.

Hasilnya, Pemerintah Kabupaten Sinjai berada pada peringkat ke 3 di Sulawesi Selatan (Sulsel) setelah Pemprov Sulsel dan Kota Makassar.

Namun secara nasional, Pemerintah Kabupaten Sinjai berada pada peringkat ke-280. Adapun Nilai MCP Kabupaten Sinjai adalah 81,43 dan nilai SPI 75,5.

Pj Bupati Sinjai TR Fahsul Falah memuji kinerja jajarannya utamanya Inspektorat Sinjai, dalam melakukan mitigasi atas risiko korupsi.

“Alhamdulillah nilai MCP Sinjai adalah 81,43 dan nilai SPI 75,5. Kita peringkat ketiga di Sulawesi Selatan,” ucap TR Fahsul Falah, Kamis (18/4/2024).

Baca Juga :  Sidak Malam Lapas Parepare, 9 HP dan Benda Terlarang Disita

Berdasarkan data KPK, ada delapan area pengukuran MCP diantaranya perencanaan dan penganggaran APBD, pengadaan barang dan jasa.

Kemudian perizinan, pengawasan APIP, manajemen ASN, optimalisasi pajak Daerah, manajemen aset Daerah dan tata kelola keuangan Desa.

Sedangkan untuk SPI terdapat tujuh elemen pengukuran di antaranya transparansi, pengelolaan sumber daya manusia (SDM), pengelolaan anggaran.

Selanjutnya, integritas dalam pelaksanaan tugas, perdagangan pengaruh (trading in influence), pengelolaan pengadaan barang dan jasa, dan sosialisasi antikorupsi.

Tujuan dari MCP untuk mendorong pemerintah daerah dapat melakukan transformasi nilai dan praktik Pemerintahan Daerah sehingga tercipta tata kelola pemerintahan yang baik.

Ditegaskan Pj Bupati Sinjai, pihaknya akan tetap mengevaluasi indikator yang menjadi kelemahan, serta mempertahankan indikator yang sudah baik.

“Nilai yang diberikan KPK jangan membuat kita berpuas diri. Mari terus wujudkan tata kelola pemerintahan yang baik,” pinta TR Fahsul Falah. (Adv)

Loading

Comments

Baca Lainnya

Husniah Talenrang Dipromosikan ke DPP PAN, Ashabul Kahfi Ditunjuk Pimpin PAN Sulsel

8 Mei 2026 - 20:12 WITA

Rutan Masamba Gandeng APH Perkuat Pengawasan Narkoba, HP Ilegal dan Penipuan

8 Mei 2026 - 18:13 WITA

Zero Halinar Digencarkan, Rutan Barru Razia Gabungan dan Tes Urine Warga Binaan

8 Mei 2026 - 14:36 WITA

Sidak Malam Lapas Parepare, 9 HP dan Benda Terlarang Disita

7 Mei 2026 - 11:32 WITA

Polisi Tompobulu Bergerak Cepat Selamatkan Korban Laka di Tombolo

6 Mei 2026 - 08:45 WITA

Trending di Daerah