Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Pemkab Gowa Periksa Ribuan Hewan Kurban

badge-check

					Pemeriksaan kesehtan hewan kurban oleh Dinas Peternakan Kabupaten Gowa bersama instansi terkait. (BERITA.NEWS/ACP). Perbesar

Pemeriksaan kesehtan hewan kurban oleh Dinas Peternakan Kabupaten Gowa bersama instansi terkait. (BERITA.NEWS/ACP).

BERITA.NEWS, Gowa – Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Gowa melakukan pengecekan kesehatan terhadap hewan kurban Jelang hari raya Idul Adha di sepanjang jalan Tun Abdul Razak Hertasning, Kabupaten Gowa. Senin (5/8/2019). 

Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Gowa, Suhriati mengatakan, pihaknya menargetkan akan dilakukan pemeriksaan kesehatan kepada 636.577 hewan kurban.

Dimana, 636.577 hewan kurban ini terdiri dari Sapi sebanyak 6.577 ekor sedangkan Kambing 630 ekor.

“Sesuai data yang sudah saya kasih tadi, kami tarhetkan 6.577 ekor untuk sapi dan 630 ekor untuk kambing, kedua jumlah itu target kami. Jadi kami hari ini melakukan pemeriksaan kesehatan hewan bersama Pak Suparno selaku Tim tenaga kesehatan masyarakat veteriner (Kesmavet) dan Polres Gowa terkait dengan pemeriksaan hewan kurban menjelang idul adha,” jelas Suhriati saat ditemui usai melakukan pemeriksaan hewan kurban. 

Dirinya pun mengimbau untuk selalu mewaspadai sejumlah pedagang hewan kurban. Hal ini dikarenakan maraknya sapi atau hewan kurban lainnya yang hidup di tempat yang tidak sehat salah satunya di tempat pembuangan sampah.

Hal ini disampaikan langsung Kepala Dinas Kabupaten Gowa, 
Suhriati saat ditemui usai melakukan pemantauan hewan kurban disepanjang jalan.

Suhriati menjelaskan, jika  memilih hewan kurban, hendaknya terlebih dulu meminta bukti pemeriksaan kesehatan hewan kurban dari dinas terkait. 

“Sapi haruslah berumur yang telah ditentukan dan telah memiliki surat bukti bahwa hewan tersebut telah teruji kesehatannya di dinas terkait,” ujar Suhriati.

Dijelaskan, usia sapi secara kasat mata dapat diperkirakan dari tanduknya. Artinya, tanduk yang semakin panjang, menandakan usia semakin tua. Semakin panjang tanduknya menandakan semakin tua sapi tersebut.

Selain itu, pergerakan sapi atau hewan kurban juga harus diperhatikan seperti cara berjalan, warna bulu yang tidak kusam. Ciri tersebut dinilai juga perlu diperhatikan agar hewan kurban layak dikonsumsi.

“Tanduk sapi juga harus diperhatikan, kesehatan mata, kaki kokoh, ekor tidak cacat. Seluruh bagian tubuh yang disampaikan tadi harus diperiksa semua tanpa kecuali,” pungkasnya.

  • ACP

Loading

Comments

Baca Lainnya

Komitmen Tanpa Kompromi, Rutan Masamba Ikrar Bersih dari Narkoba dan Handphone

17 April 2026 - 12:43 WITA

Waspada El Nino, Kapolres Maros Serukan Siaga Kekeringan dan Kebakaran Hutan

15 April 2026 - 09:38 WITA

Kapolres Maros Dukung Gerakan Pangan, IKA PMII Siap Garap Lahan di Mallawa

14 April 2026 - 17:00 WITA

Rutan Masamba Diklaim Konsisten Razia, Aktivis Bantah Dugaan Pembiaran

14 April 2026 - 15:10 WITA

Sikap Tebang Pilih Penilaian Korwil SPPG Maros Jadi Sorotan, hingga Abaikan Juknis

8 April 2026 - 02:55 WITA

Trending di Daerah