Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Pemkab Gowa Gencar Cegah Stunting Melalui Pelatihan Kader PKK

badge-check

					Ketua TP PKK Kabupaten Gowa, Priska Paramita Adnan. (BERITA.NEWS/Putri). Perbesar

Ketua TP PKK Kabupaten Gowa, Priska Paramita Adnan. (BERITA.NEWS/Putri).

BERITA.NEWS, Gowa – Upaya pencegahan stunting atau bertubuh pendek akibat kekurangan gizi bagi anak-anak di Kabupaten Gowa terus digalakkan.

Salah satunya dengan menggelar Pelatihan Peningkatan Kapasitas Tenaga Teknis dan Kader PKK Tingkat Kabupaten Gowa
di Hotel Four Points by Sheraton, Kamis (31/10).

Kepala Bappeda Kabupaten Gowa, Taufik Mursad selaku pemateri mengatakan, salah satu ciri mengalami stunting pertumbuhan melambat, penurunan kemampuan fokus, pertumbuhan gigi melambat.

“Faktor yang mempengaruhi terjadinya stunting yaitu faktor gizi buruk yang dialami ibu hamil karena kurangnya pengetahuan ibu mengenai gizi ibu hamil dan anak itu sendiri, selain itu terbatasnya akses pelayanan kesehatan,” jelas Taufik.

Sementara itu, Kadis PMD Kabupaten Gowa, Muh Asrul mengaku saat ini sudah ada 44 desa dari 121 desa yang menerapkan hal pecegahan stunting.

“Dengan begitu kami mengimbau agar desa yang lain bisa turut serta menerapkan gizi seimbang kepada anak, baik saat hamil maupun setelah melahirkan,” tambah Asrul.

Ketua TP PKK Kabupaten Gowa, Priska Paramita Adnan mengatakan, saat ini permasalahan stunting atau menjadi PR bagi PKK, sehingga melalui pelatihan ini dirinya berharap bisa sedikit teratasi dengan memberikan pengetahuan langsung kepada kader pkk se Kabupaten Gowa mulai dari tingkat camat, lurah/desa hingga ke tingkat RT/RW.

“Memang dari dulu masalah stunting adalah PR kita semua, posyandu yang mumpuni, serta yang terpenting menerapkan hidup bersih bebas dari sampah plastik,” kata Priska.

Dengan ini dirinya berharap setelah mengikuti pelatihan ini dapat tercipta usaha baru melalui workshop-workshop yang dihadirkan dan setelah ini bisa diterapkan di kehidupan sehari-hari.

  • Putri

Loading

Comments

Baca Lainnya

Waspada El Nino, Kapolres Maros Serukan Siaga Kekeringan dan Kebakaran Hutan

15 April 2026 - 09:38 WITA

Kapolres Maros Dukung Gerakan Pangan, IKA PMII Siap Garap Lahan di Mallawa

14 April 2026 - 17:00 WITA

Rutan Masamba Diklaim Konsisten Razia, Aktivis Bantah Dugaan Pembiaran

14 April 2026 - 15:10 WITA

Sikap Tebang Pilih Penilaian Korwil SPPG Maros Jadi Sorotan, hingga Abaikan Juknis

8 April 2026 - 02:55 WITA

Spirit Syekh Yusuf Digaungkan, Pemuda Sulsel Diminta Tampil Percaya Diri

25 Maret 2026 - 19:01 WITA

Trending di Daerah