Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Pemkab Gowa Gelar Pasar Tani Bagi Masyarakat

badge-check

					Pemkab Gowa Gelar Pasar Tani Bagi Masyarakat Perbesar

BERITA.NEWS, Gowa – Sebagai upaya dalam menekan inflasi jelang bulan suci Ramadan dan Idul Fitri 1446 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Gowa melaksanakan Pasar Tani di Halaman Kantor Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabulaten Gowa, Rabu (26/5). 

Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Andy Azis mengatakan pasar tani yang dilaksanakan ini merupakan cara pemerintah dalam menekan laju inflasi, dimana hasil pertanian dari petani langsung sampai ke masyarakat selaku konsumen sehingga harga lebih murah dibandingkan harga pasar.

“Salah satu upaya yang dapat kita lakukan dalam meningkatkan posisi tawar petani produsen adalah dengan menyediakan sarana pemasaran bagi petani agar dapat memasarkan hasil pertaniannya secara langsung kepada konsumen/masyarakat melalui pasar tani ini, dimana pemerintah memberikan ruang secara gratis bagi petani dan pelaku UMKM Gowa tentunya dengan harga yang lebih baik,” ungkapnya.

Dirinya menyebut pengelolaan pasar tani secara profesional perlu terus dilakukan agar usahanya dapat berkesinambungan dan memberikan peningkatan pendapatan bagi petani dan pelaku usaha lain yang terlibat didalamnya.

“Kabupaten Gowa memiliki berbagai jenis komoditas tanaman pangan dan hortikultura, hal ini memberikan peluang pemanfaatan yang tidak terbatas. Sehingga pengembangan pasar tani di Kabupaten Gowa masih terus diupayakan dalam meningkatkan kemampuan manajemen dan memperluas jaringan pemasaran agar dapat menjadi agen pemasaran bagi petani/Poktan/Gapoktan,” jelasnya.

Sementara Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Gowa, Fajaruddin mengatakan pasar tani ini merupakan program tahunan yang dilaksanakan oleh pemerintah dalam menghadapi bulan suci Ramadan dan Idul Fitri yang bertujuan mendapatkan harga eceran tertinggi (HET) namun dibawah harga pasar.

“Kita ingin mendekatkan pasar ke masyarakat untuk mendapatkan harga sesuai dengan HET kemudian dibawah harga pasar. Ini tentu sebagai upaya menekan laju inflasi daerah dengan berkolaborasi bersama beberapa pihak terkait dalam mewujudkan pasar tani ini,” katanya.

Dirinya tak menampik, setiap ramadan kenaikan beberapa komoditas kerap terjadi salah satunya pada komoditas cabai. Hal tersebut dipengaruhi karena tingginya permintaan masyarakat.

“Jadi memang setiap jelang puasa dan lebaran, cabai mengalami fluktuasi harga yang cukup tinggi. Sehingga upaya kita menekan itu dengan melakukan intervensi kepada para petani cabai dengan memberikan bantuan bibit, pupuk, sarana produksi lainnya agar semakin banyak meproduksi dan harga bisa diturunkan secara bertahap. Ini juga dipengaruhi karena banyaknya permintaan yang diikuti harga naik dan dipastikan tidak berlangsung lama dan akan turun secara perlahan,” jelasnya.

Adapun beberapa komoditas yang dijual yakni cabai, beras, gula pasir, ayam broiler, minyak, sayuran, buah-buahan dan tanaman pangan lainnya.

  • Putri

Loading

Comments

Baca Lainnya

Husniah Talenrang Dipromosikan ke DPP PAN, Ashabul Kahfi Ditunjuk Pimpin PAN Sulsel

8 Mei 2026 - 20:12 WITA

Rutan Masamba Gandeng APH Perkuat Pengawasan Narkoba, HP Ilegal dan Penipuan

8 Mei 2026 - 18:13 WITA

Zero Halinar Digencarkan, Rutan Barru Razia Gabungan dan Tes Urine Warga Binaan

8 Mei 2026 - 14:36 WITA

Sidak Malam Lapas Parepare, 9 HP dan Benda Terlarang Disita

7 Mei 2026 - 11:32 WITA

Polisi Tompobulu Bergerak Cepat Selamatkan Korban Laka di Tombolo

6 Mei 2026 - 08:45 WITA

Trending di Daerah