Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Bulukumba

Pelajar Berseragan Pramuka Dikeroyok di Bulukumba, Lima Pelaku Diamankan Polisi

badge-check

					Kelima Terduga Pelaku Pengeroyokan Diamankan di Mapolres Bulukumba. (Foto: Istimewa) Perbesar

Kelima Terduga Pelaku Pengeroyokan Diamankan di Mapolres Bulukumba. (Foto: Istimewa)

BERITA.NEWS, Bulukumba – Sebuah video berdurasi 1 menit 31 detik yang memperlihatkan aksi pengeroyokan terhadap seorang pelajar viral di media sosial.

Korban tampak mengenakan seragam Pramuka dan dikeroyok oleh sejumlah remaja laki-laki.

Peristiwa ini terjadi di Kecamatan Kindang, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan.

Dalam video, beberapa pelaku terlihat memakai celana sekolah dan sebagian mengenakan celana jeans.

Diketahui, baik korban maupun pelaku masih berstatus pelajar tingkat SMP.

Kejadian ini memicu kemarahan warganet dan mendapat perhatian luas dari masyarakat.

Polisi telah menerima laporan resmi dari orang tua korban pada Senin, 5 Mei 2025.

Hal ini dibenarkan oleh Kepala Seksi Humas Polres Bulukumba, AKP H. Marala.

“Lima terduga pelaku yang masih di bawah umur telah kami amankan,” ujarnya.

Baca Juga :  55 Anggota BPD di Bulukumba Dilantik, Andi Utta Langsung Beri Peringatan Keras: Ini Bukan Jabatan Main-Main

Penangkapan dilakukan dengan pendampingan orang tua masing-masing pelaku.

Para pelaku saat ini berada di bawah pengawasan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA).

Penyidik juga telah memeriksa kelima pelaku untuk mengetahui motif serta peran masing-masing.

“Kasus ini kami tangani secara profesional sesuai prosedur,” tambah AKP Marala.

Ia juga mengimbau keluarga korban untuk mempercayakan proses hukum sepenuhnya kepada polisi.

Menurutnya, kerja sama keluarga penting demi kelancaran proses penyelidikan.

Kapolres Bulukumba, AKBP Restu Wijayanto, turut memberikan pernyataan resmi.

Ia menegaskan pendekatan pembinaan dan pemeliharaan kamtibmas menjadi prioritas.

Pihaknya juga membuka opsi penyelesaian melalui pendekatan restorative justice.

Namun, hal ini hanya dapat dilakukan jika seluruh pihak bersedia memaafkan.

“Kami hargai sikap kooperatif keluarga para pelaku,” ujarnya.

Kapolres menyampaikan bahwa pembinaan dilakukan tanpa mengganggu kondisi psikologis anak.

Ia juga mengajak pihak sekolah agar tetap aktif memantau perilaku siswa.

Meski kejadian ini terjadi di luar sekolah dan di luar jam pelajaran, peran guru tetap penting.

“Anak-anak ini masih dalam masa pencarian jati diri,” tutup Kapolres.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Tak Ada Ampun! Petugas Lapas Bulukumba Bersumpah Perangi Halinar, Razia Besar Digelar

8 Mei 2026 - 19:04 WITA

razia

55 Anggota BPD di Bulukumba Dilantik, Andi Utta Langsung Beri Peringatan Keras: Ini Bukan Jabatan Main-Main

8 Mei 2026 - 18:37 WITA

pelantikan

Lapas Makassar Diguncang Sidak! Handphone Ilegal dan Narkoba Jadi Target

6 Mei 2026 - 15:36 WITA

warga binaan

23 WBP Lapas Bulukumba Terima KTP-el, Hak Administrasi Tetap Dijamin

6 Mei 2026 - 15:23 WITA

warga binaan

Fakta Baru Terungkap di Lapas Bulukumba! Napi yang Disebut Kendalikan Sabu di Mamuju Ternyata Sudah Dipindahkan

4 Mei 2026 - 22:12 WITA

narkoba
Trending di Bulukumba