Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Nasional

Pastikan Percepatan Tanam, SYL Serukan Jajaran Kementan Turun ke Lapangan

badge-check

					Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (kiri) saat berdialog dengan petani dalam kunjungan kerjanya di Kabupaten Subang, Provinsi Jawa Barat. ANTARA/HO-Humas Kementan RI/pri. Perbesar

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (kiri) saat berdialog dengan petani dalam kunjungan kerjanya di Kabupaten Subang, Provinsi Jawa Barat. ANTARA/HO-Humas Kementan RI/pri.

BERITA.NEWS, Jakarta – Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo meminta agar seluruh jajarannya, khususnya eselon I para direktur jenderal, di bawah Kementerian Pertanian (Kementan) meninjau ke lapangan untuk memastikan percepatan musim tanam kedua terlaksana.

Dalam acara Musyawarah Pembangunan Pertanian, Mentan Syahrul meminta agar para dirjen dapat meninjau langsung terkait pelaksanaan musim tanam kedua atau musim gadu yang dimulai sekitar Juni-Juli. Dengan begitu, kendala seperti distribusi pupuk hingga alsintan dapat diantisipasi.

“Saya berharap tidak ada (hari) minggu, seorang dirjen yang tidak ke lapangan, terutama untuk cek keadaan beberapa bulan terakhir. Tidak ada minggu, yang eselon II hanya di Jakarta, tolong lah ke daerah, lihat apa yang ada,” kata Mentan Syahrul Yasin Limpo dalam sambutan pembukaan Musrenbangtan di Jakarta, Senin (13/7/2020).

Mentan meminta agar dalam waktu empat bulan ke depan, seluruh dirjen dapat melakukan percepatan pada musim tanam kedua ini sehingga produksi beras yang dihasilkan dapat sesuai target yakni sekitar 12,5 juta ton sampai 15 juta ton setara beras.

Pada musim tanam kedua tahun ini, Kementan menargetkan luas lahan tanam padi mencapai 5,6 juta hektare untuk menambah produksi beras dan memperkuat ketahanan pangan.

Ada pun sejumlah daerah yang menjadi andalan produksi padi pada musim tanam kedua ini adalah Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Sulawesi Selatan, Sumatera Selatan, Lampung, Kalimantan Selatan, dan Sumatra Utara.

Percepatan tanam pada musim kedua ini dilakukan Kementan dalam mengantisipasi peringatan Badan Pangan dan Pertanian Dunia (FAO) bahwa akan terjadi kekeringan yang mengakibatkan potensi krisis pangan.

Oleh karena itu ia meminta agar seluruh jajarannya dapat membangun koordinasi dengan para kepala dinas di kabupaten/kota, penyuluh pertanian, hingga Kostra Tani yang telah dibentuk hingga pada level kecamatan.

“Pendekatan di kecamatan menjadi penting, karena di situlah informasi terhadap bagaimana kondisi. Dalam satu kecamatan yang sudah ditanam berapa ribu, pupuk yang sudah disalurkan berapa ribu. Data dan informasi itu ada di Kostra Tani,” kata Mentan.

. ANTARA

Loading

Comments

Baca Lainnya

OJK Perkuat Pengawasan Industri PPDP, Dukung Perekonomian Nasional

14 April 2026 - 08:21 WITA

Modus Janjikan Pengaturan Perkara, Empat Oknum Mengaku Pegawai KPK Ditangkap

10 April 2026 - 19:19 WITA

BPKH Salurkan Uang Saku Haji 2026, Jemaah Terima 750 Riyal untuk Kebutuhan di Tanah Suci

10 April 2026 - 15:46 WITA

Bongkar Mafia Narkoba di Balik Jeruji, Menteri Agus: Siap Sikat Tanpa Pandang Bulu

10 April 2026 - 13:59 WITA

OJK Perkuat GRC untuk Jaga Stabilitas Sistem Keuangan di Tengah Risiko Global

9 April 2026 - 08:30 WITA

Trending di Nasional