Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Pasha Cukur usai Ditegur Mendagri Gegara Rambut Pirang

badge-check

					Rambut Wawalkot Palu Sigit Purnomo alias Pasha dicukur setelah rambut pirangnya jadi kontroversi. (Foto: dok. istimewa) Perbesar

Rambut Wawalkot Palu Sigit Purnomo alias Pasha dicukur setelah rambut pirangnya jadi kontroversi. (Foto: dok. istimewa)

BERITA.NEWS, Palu – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian sempat menegur Sigit Purnomo alias Pasha soal rambut pirang Wakil Wali Kota Palu tersebut. Pasha meminta maaf atas perbuatannya.

“Mendagri Bapak Tito adalah guru, panutan, dan pemimpin kami, khususnya di aparatur sipil negara (ASN). Atas adanya teguran ini, tentunya harus meminta maaf dan itu saya sudah berkomunikasi langsung dan sudah mendengarkan arahan langsung. Dengan adanya teguran ini, saya harus mengucapkan banyak terima kasih karena sudah diperhatikan di tengah kesibukan Bapak Tito, apalagi persoalan gaya rambut,” ujar Pasha, Sabtu (1/8/2020), mengutip Detikcom.

Pasha kini sudah mencukur rambutnya menjadi plontos. Pasha siap mematuhi arahan Mendagri Tito.

“Jadi saya kira tidak ada lagi argumentasi yang harus saya sampaikan kecuali mematuhi pendapat atau arahan dari Bapak Mendagri,” kata Pasha.

Baca Juga :  Komitmen Tanpa Kompromi, Rutan Masamba Ikrar Bersih dari Narkoba dan Handphone

Sebelumnya, Tito Karnavian turut berkomentar soal Pasha yang mengecat rambutnya jadi warna pirang. Menurut dia, seharusnya pejabat negara memberi contoh.

“Belum ada aturannya, tapi sebaiknya sebagai pejabat negara memberikan contoh etika yang baik,” kata Tito kepada wartawan di kantor Kemendagri, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Jumat (31/7).

Tito mengatakan seorang pemimpin harus bertindak selayaknya negarawan, termasuk soal penampilan. Di lembaga pendidikan birokrat, seperti IPDN, sudah diajarkan agar memiliki penampilan yang baik.

“Saya paham mungkin beliau (Pasha) dari latar belakang seni, jiwa beliau itu. Tapi kan beliau juga harus bisa menempatkan antara sebagai seniman dengan sebagai birokrat yang memiliki kode etik, kultur tersendiri sebagai birokrat,” ujar Tito.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Lapas Palopo Edukasi Warga Binaan Lewat Sosialisasi KUHP Baru

17 April 2026 - 18:47 WITA

Komitmen Tanpa Kompromi, Rutan Masamba Ikrar Bersih dari Narkoba dan Handphone

17 April 2026 - 12:43 WITA

Waspada El Nino, Kapolres Maros Serukan Siaga Kekeringan dan Kebakaran Hutan

15 April 2026 - 09:38 WITA

Kapolres Maros Dukung Gerakan Pangan, IKA PMII Siap Garap Lahan di Mallawa

14 April 2026 - 17:00 WITA

Rutan Masamba Diklaim Konsisten Razia, Aktivis Bantah Dugaan Pembiaran

14 April 2026 - 15:10 WITA

Trending di Daerah