Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Pemprov Sulsel

Pasar Murah, Pj Sekda Sulsel : Langkah Pengendalian Inflasi

badge-check

					Pj Gubernur Sulsel Bahtiar baharuddin bersama Pj Sekda Andi M Arsjad saat meninjau Pasar Murah di Kabupaten Sidrap (dok) Perbesar

Pj Gubernur Sulsel Bahtiar baharuddin bersama Pj Sekda Andi M Arsjad saat meninjau Pasar Murah di Kabupaten Sidrap (dok)

BERITA.NEWS,Sidrap– Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi  Andi Muhammad Arsjad mendampingi Pj Gubernur Bahtiar Baharuddin kunjungan Pasar Murah di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Kamis (11/1/2024).

Gerakan Pasar Murah ini di laksanakan oleh Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sulawesi Selatan bekerjasama dengan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan, dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sidrap.

Pj Gubernur Sulsel, didampingi oleh Pj Sekda Sulsel pun meninjau langsung Pasar Murah itu yang ramai dikunjungi masyarakat.

Dikatakan, bahwa Gerakan Pangan Murah ini sebagai salah satu upaya untuk pengendalian inflasi, serta stabilisasi pasokan dan harga.

“Kegiatan kunjungan kerja bapak Penjabat Gubernur di Sidrap ini dalam rangka penanaman pisang yang dirangkaikan dengan gerakan pangan murah, sekaligus silaturahim dengan para jajaran pemerintah daerah. Kegiatan gerakan pangan murah ini merupakan instruksi bapak Penjabat Gubernur dan juga Pemerintah Pusat dalam rangka pengendalian inflasi,” ungkap Arsjad.

Menurutnya, pasar murah in imerupakan instrumen yang dilakukan untuk menjaga kestabilan harga dan pasokan.

“Alhamdulillah, kita fokus bagaimana menjaga ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, keterjangkauan harga, maupun komunikasi yang efektif. Ini adalah kerja-kerja tematik,” pungkasnya.

Untuk di Provinsi Sulawesi Selatan, Inflasi secara Year on Year pada bulan Desember 2023 sebesar 2,81%. Nilai ini pun tetap pada sesuai taget 3% ± 1%. “Posisi kita masih terkendali. Kita harap inflasi tetap terjaga pada 3% ± 1%,” tuturnya.

Dikesempatan ini, Pj Gubernur Sulsel juga menyerahkan bibit cabai, yang diharapkan bisa menjadi salah satu langkah dalam pengendalian inflasi.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Mensos RI Kumpulkan Para Kadis Sosial se-Sulsel Ingatkan Pemuktahiran Data PKH

18 April 2026 - 20:52 WITA

Pemprov Kebut Pengaspalan Ruas Aroepala Malam Hari, Atasi Keluhan Debu

18 April 2026 - 09:36 WITA

Hari Jadi ke-66, Gubernur Sulsel Dorong Parepare Jadi Percontohan Pengelolaan Sampah Terintegrasi

14 April 2026 - 14:24 WITA

Hari Jadi Enrekang ke 66, Andi Sudirman Serahkan Bantuan Rp 10 M: Sejahterakan Masyarakat 

14 April 2026 - 08:13 WITA

Pengadaan Randis Lexus LM Sesuai Aturan dan Berbasis Efisiensi Aset

12 April 2026 - 05:51 WITA

Trending di Pemprov Sulsel