Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Pangkep Belum Kabupaten Layak Anak, Begini Solusi Anir-Lutfi dalam Debat Publik

badge-check

					Pangkep Belum Kabupaten Layak Anak, Begini Solusi Anir-Lutfi dalam Debat Publik Perbesar

BERITA.NEWS, Pangkep – Pasangan Andi Nirawati-Lutfi Hanafi (Anir-Lutfi) memberikan sejumlah solusi agar Pangkep bisa menjadi kabupaten layak anak. Hal ini menjawab pertanyaan panelis dalam debat publik Pilkada Pangkep yang berlangsung di Hotel Gammara, Kota Makassar, Minggu (1/11/2020).

“Hingga tahun 2019, berdasarkan data Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kabupaten Pangkep belum menjadi kabupaten layak anak. Bagaimana strategi yang akan dikembangkan dalam memastikan k
kabupaten Pangkep menjadi kabupaten layak anak,” bunyi pertanyaan tersebut yang dibacakan moderator.

Pertanyaan ini dijawab langsung oleh Anir. Cabup perempuan pertama di Pilkada Pangkep ini memaparkan, ada empat konsep layak anak yang ditawarkan Anir-Lutfi. Diantaranya merancang peraturan daerah mengenai anak dan PAUD juga terhadap guru.

“Kami akan buat Perda tentang perlindungan anak dan PAUD, kemudian membuat Perda tentang perlindungan guru yang menerangkan terhadap guru yang memberikan hukuman terhadap anak,” jelas, Anir.

Selanjutnya kata dia, yakni membuat taman bermain bagi anak-anak putus sekolah, yang tidak pernah sekolah, ataupun yang belum pernah terpenuhi pendidikannya secara formal. Keempat, membuat program pendidikan luar sekolah untuk seluruh anak-anak yang putus sekolah dan tempat bermain bagi seluruh anak.

Lutfi Hanafi turut menambahkan sejumlah program untuk memudahkan Pangkep menuju kota layak anak. Pihaknya bakal memberikan kenaikan insentif kepada guru PAUD sebesar 100 persen atau dua kali lipatnya.

“Kami akan berikan insentif guru PAUD 100 persen, dua kali lipat. Kita juga menyiapkan WiFi gratis karena di masa pandemi mereka membutuhkan jaringan internet sekolah di rumah sehingga dapat mengikuti pelajaran dengan baik. Dan mampu mewujudkan Pangkep menjadi kabupaten layak anak,” jelasnya.

Debat publik perdana ini mengusung tema tentang meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memajukan daerah, pelayanan publik, penegakan hukum, tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih, serta kebijakan menangani pandemi Covid-19.

Pasangan nomor urut 4 ini tampil mencolok.
Selain kompak mengenakan baju berwarna oranye, duet nomor urut 4 ini sukses berbagi peran dengan baik dalam menjabarkan visi misi dan program strategis untuk lima tahun ke depan.

Tak ada yang mendominasi dalam memaparkan. Pun keduanya tak irit bicara. Mulai dari awal hingga debat berakhir.

Anir lebih dulu memberi penjelasan secara umum, sedangkan Lutfi memaparkan program-program strategis. Begitupun sebaliknya. Lutfi terkadang mengawali dan Anir bertugas menambahkan. (*)

Loading

Comments

Baca Lainnya

Lapas Palopo Edukasi Warga Binaan Lewat Sosialisasi KUHP Baru

17 April 2026 - 18:47 WITA

Komitmen Tanpa Kompromi, Rutan Masamba Ikrar Bersih dari Narkoba dan Handphone

17 April 2026 - 12:43 WITA

Waspada El Nino, Kapolres Maros Serukan Siaga Kekeringan dan Kebakaran Hutan

15 April 2026 - 09:38 WITA

Kapolres Maros Dukung Gerakan Pangan, IKA PMII Siap Garap Lahan di Mallawa

14 April 2026 - 17:00 WITA

Rutan Masamba Diklaim Konsisten Razia, Aktivis Bantah Dugaan Pembiaran

14 April 2026 - 15:10 WITA

Trending di Daerah