Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Pandemi Covid-19, Mentan Pastikan Ketersediaan Pangan di Kabupaten Gowa Aman

badge-check

					Pandemi Covid-19, Mentan Pastikan Ketersediaan Pangan di Kabupaten Gowa Aman Perbesar

BERITA.NEWS, Gowa – Kementrian Pertanian Republik Indonesia memastikan ketersediaan kebutuhan pangan di tengah pandemi virus corona atau Covid-19 hingga mendekati bulan Ramadhan akan aman. Baik secara nasional hingga di wilayah Kabupaten Gowa.

“Ketersediaan pangan di Sulsel khususnya di Kabupaten Gowa pasti cukup dan aman. Ini disebabkan karena roduktivitasnya cukup, bahkan ini bisa membantu kepentingan nasional secara umum,” kata Menteri Pertanian RI, Shahrul Yasin Limpo saat menyerahkan bantuan di Posko Induk Penanganan Covid-19 di Baruga Kareng Galesong, Kantor Bupati Gowa, Senin (20/4).

Apalagi di Kabupaten Gowa proses panen beras masih akan di lakukan hingga beberapa bulan kedepan. Termasuk pada produksi jagung yang mana telah siap dikirim hingga ke Cirebon, Sumatera, Medan dan lainnya.

Menurut SYL, disaat pandemi Covid-19 ini memang banyak hal yang perlu dipersiapkan karena bukan hanya pada persoalan medical orientasi atau masalah kesehatan tetapi juga berdampak pada ekonomi dan ketersediaan pangan.

“Makanya saya masih harus turun untuk memberikan suport agar petani kita makin kuat menjaga alur-alur ketersediaan pangan, begitu pun di Kabupaten Gowa. Allhamdulilah ketersediaan pangan disini ternyata cukup bagus,” katanya lagi.

Pihaknya pun akan memastikan stabilitas harga pada beberapa komoditas tidak mengalami penurunan di tengah pandemi ini. Misalnya jagung, harga di petani tidak boleh turun. Begitupun pada pasar yang ada, harus dikuatkan antara ketersediaan dan kebutuhan dengan demikian stabilitasi harga bisa dilakukan.

“Kita harus mengawasi termasuk di setiap pemerintah daerah agar harga komoditas yang diproduksi para petani tidak turun dari harga yang telah ditetapkan pemerintah,” ujarnya.

Begitu pun untuk stabilitas harga diharapkan pemerintah di setiap daerah memiliki tanggungjawab dengan melihat kondisi ketersediaan yang cukup hingga lebaran. Secara nasional stok pangan dipastikan aman mulai dari beras, gula, minyak goreng, daging tersedia.

Agar harga tidak mengalami lonjakan dari biasanya dirinya berharap masyarakat tidak ada yang panik berbelanja. Begitu pun ditingkat distributor tidak bermain harga, apalagi ditengah pandemi ini.

“Jika kedua hal ini dilakukan maka kita optimistis ketersediaan pangan kita akan aman menjelang Ramadhan hingga lebaran dan ini akan mampu menunjang kebutuhan masyarakat,” tegas mantan Gubernur Sulsel ini.

  • Putri

Loading

Comments

Baca Lainnya

Lapas Palopo Edukasi Warga Binaan Lewat Sosialisasi KUHP Baru

17 April 2026 - 18:47 WITA

Komitmen Tanpa Kompromi, Rutan Masamba Ikrar Bersih dari Narkoba dan Handphone

17 April 2026 - 12:43 WITA

Waspada El Nino, Kapolres Maros Serukan Siaga Kekeringan dan Kebakaran Hutan

15 April 2026 - 09:38 WITA

Kapolres Maros Dukung Gerakan Pangan, IKA PMII Siap Garap Lahan di Mallawa

14 April 2026 - 17:00 WITA

Rutan Masamba Diklaim Konsisten Razia, Aktivis Bantah Dugaan Pembiaran

14 April 2026 - 15:10 WITA

Trending di Daerah