Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Makassar

Ormas, Polrestabes, dan TNI Sepakat Jaga Makassar Pasca Pembakaran Gedung DPRD Sulsel

badge-check

					Ormas, Polrestabes, dan TNI Sepakat Jaga Makassar Pasca Pembakaran Gedung DPRD Sulsel Perbesar

BERITA.NEWS, Makassar – Kapolrestabes Makassar bersama Dandim 1408 menggelar rapat koordinasi dengan organisasi masyarakat (ormas) se-Kota Makassar pada Sabtu (30/8/2025).

Pertemuan ini digelar menyusul insiden aksi unjuk rasa 29 Agustus malam yang berakhir ricuh dengan pembakaran Gedung DPRD Sulsel dan menelan korban jiwa.

Dalam rapat tersebut, sejumlah perwakilan ormas menyampaikan keresahan mereka atas peristiwa yang terjadi.

“Kami resah dan gelisah melihat gedung DPRD terbakar dan adanya korban meninggal pada aksi demo kemarin. Kami siap membantu Polri dan TNI untuk mengamankan masyarakat jika terjadi lagi unjuk rasa,” ungkap salah satu perwakilan ormas.

Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana, menekankan pentingnya sinergi seluruh elemen dalam menjaga kondusifitas kota.

“Mari kita bersama-sama menjaga keamanan. Aksi demo jangan lagi berujung pada pembakaran gedung maupun korban jiwa seperti peristiwa 29 Agustus. Kita harus tetap menciptakan suasana yang kondusif,” tegasnya.

Baca Juga :  Wali Kota Makassar Pilih Alihkan Anggaran Pengadaaan Randis ke Pendidikan dan Infrastruktur 

Senada dengan itu, Dandim 1408 Kolonel Inf. Franki Susanto menegaskan bahwa keamanan adalah tanggung jawab bersama.

“Negara ini membutuhkan persatuan. Ormas, TNI, dan Polri harus berdiri bersama menjaga Makassar tetap aman. Aspirasi masyarakat bisa disampaikan, tetapi jangan sampai menimbulkan korban maupun kerugian,” ujarnya.

Polrestabes Makassar juga memastikan akan melakukan evaluasi terkait pengamanan aksi unjuk rasa sebelumnya.

“Kami memahami adanya dinamika di lapangan. Ke depan, Polrestabes Makassar akan melakukan evaluasi agar penanganan aksi dapat lebih humanis, namun tetap menjaga ketertiban umum,” jelas Kapolrestabes.

Pertemuan yang berlangsung dalam suasana kebersamaan itu menghasilkan komitmen bersama untuk memperkuat kerja sama aparat keamanan dengan ormas.

Semua pihak sepakat menjaga Makassar tetap aman dan kondusif di tengah dinamika sosial politik yang berkembang.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Antisipasi Kemarau Panjang, Damkar Makassar Siagakan 7 Posko & 60 Armada

17 April 2026 - 18:20 WITA

Menuju 10 Besar, 68 Peserta Ikuti Seleksi Komisioner BAZNAS Makassar

17 April 2026 - 14:13 WITA

WFH Pemkot Makassar, Munafri Gowes Bareng SKPD Pantau Kebersihan Kota

17 April 2026 - 13:45 WITA

Tanpa Konflik, Penertiban Lapak di Tallo Berjalan Tertib

17 April 2026 - 09:08 WITA

Soal Aksi Seruan Dukung JK di Makassar, KALLA Minta Semua Pihak Menahan Diri

17 April 2026 - 05:21 WITA

Trending di Makassar