Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Makassar

Ombudsman Sulsel Nilai Pemda Lambat Tangani Aduan Masyarakat

badge-check

					Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sulsel Subhan Djoer. (BERITA.NEWS/KH). Perbesar

Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sulsel Subhan Djoer. (BERITA.NEWS/KH).

BERITA.NEWS, Makassar – Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sulsel Subhan Djoer mengatakan aduan yang masuk dari masyarakat didominasi masalah pelayanan pemerintah daerah (Pemda). Rabu (4/9/2019).

Subhan menyebut aduan laporan layanan masyarakat dari tahun 2018 mencapai 370, untuk tahun 2019 kali ini dikatakan sudah sampai 300 laporan. Kebanyakan, aduan soal perizinan dan pendidikan.

Menurutnya, rata-rata aduan dan persoalan yang masuk karena lambatnya tidak lanjut dari Pemda Provinsi ataupun kabupaten kota sehingga mereka lebih memilih untuk melapor ke ombudsman.

“Pelayanan publik itu memang banyak dipemda banyak mulai dari desa lurah camat, bupati sampe sampe kemudian dilaporkan termasuk OPD penyelenggara pelayanan publik,” ucapnya.

Baca Juga :  7 Tahun Kuasai Fasum, 27 Lapak PKL di Tallo Akhirnya Ditertibkan

Subhan pun menegaskan pihaknya tidak memungut biaya apapun dalam melayani laporan masyarakat. Pihaknya akan mengembalikan hak pelapor apabila laporan yang diperiksa tersebut terbukti bersalah.

“Dibutuhkan sebuah kerjasama positif sehingga masyarakat tidak kelamaan menunggu jika ada masalah. Nantinya Pemda maupun Ombudsman menjalankan bisa tupoksinya masing-masing,” ujar Subhan.

“Setiap tahun pasti bertambah terus laporannya. Sulsel peringkat empat besar di indonesia. Tertinggi laporan masyarakat jadi bukan hanya pemda. Terus terang kita agak kewalahan karena jumlah SDM tidak sebanding dengan jumlah laporan yang masuk,” sebutnya.

  • KH

Loading

Comments

Baca Lainnya

Antisipasi Kemarau Panjang, Damkar Makassar Siagakan 7 Posko & 60 Armada

17 April 2026 - 18:20 WITA

Menuju 10 Besar, 68 Peserta Ikuti Seleksi Komisioner BAZNAS Makassar

17 April 2026 - 14:13 WITA

WFH Pemkot Makassar, Munafri Gowes Bareng SKPD Pantau Kebersihan Kota

17 April 2026 - 13:45 WITA

Tanpa Konflik, Penertiban Lapak di Tallo Berjalan Tertib

17 April 2026 - 09:08 WITA

Soal Aksi Seruan Dukung JK di Makassar, KALLA Minta Semua Pihak Menahan Diri

17 April 2026 - 05:21 WITA

Trending di Makassar