BERITA.NEWS,Makassar– Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulsel Sulbar) menyelenggarakan kegiatan Halal Bihalal bersama para pemangku kepentingan sektor jasa keuangan dan pemerintah daerah di Kantor OJK Provinsi Sulsel Sulbar pada Kamis (9/4).
Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi dalam mendorong pengembangan sektor jasa keuangan yang inklusif dan berkelanjutan.

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai unsur penting, antara lain perwakilan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, pimpinan lembaga vertikal, konsul jenderal Australia, Lembaga Penjaminan Simpanan, Bank Indonesia, akademisi, serta industri jasa keuangan yang tergabung dalam Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) Sulselbar.
Kepala OJK Provinsi Sulsel Sulbar Moch Muchlasin menegaskan bahwa Halal Bihalal tidak hanya menjadi tradisi tahunan pasca-Ramadan, tetapi juga memiliki makna strategis sebagai wadah memperkuat kolaborasi antarinstansi.
“Momentum ini dinilai penting untuk menyelaraskan arah kebijakan serta memperkuat kepercayaan dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah,” ucapnya.
Lebih lanjut disampaikan bahwa keberhasilan pengembangan sektor jasa keuangan di daerah sangat bergantung pada sinergi antara regulator, pemerintah daerah, industri jasa keuangan, dan seluruh pemangku kepentingan terkait.
Kolaborasi yang telah terjalin selama ini terbukti memberikan kontribusi nyata terhadap berbagai kegiatan literasi dan inklusi keuangan, khususnya keuangan syariah di Sulawesi Selatan.
Rangkaian kegiatan Halal Bihalal juga diisi dengan penayangan capaian program Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah) 2026, pengumuman pemenang lomba literasi dan inklusi keuangan syariah, serta sesi ramah tamah dan saling bersalaman sebagai wujud untuk mempererat ukhuwah.
![]()





























