Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Makassar

OJK Perkuat Edukasi Keuangan 150 Petani Kakao di Polewali Mandar

badge-check

					OJK Sulselbar (dok) Perbesar

OJK Sulselbar (dok)

BERITA.NEWS,Polewali- Kantor Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Sulawesi
Selatan dan Sulawesi Barat (OJK Sulselbar) menggelar kegiatan edukasi keuangan
kepada 150 petani kakao bertempat di area pergudangan PT Bumi Surya Selaras,
Polewali Mandar.

Kegiatan ini juga merupakan salah satu rangkaian dari penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Pelaku Usaha Jasa Keuangan dengan PT Bumi Surya Selaras tentang penyaluran Kredit Usaha Rakyat bagi petani kakao.

Hadir dalam kegiatan edukasi keuangan itu, Anggota Dewan Perwakilan Daerah
Republik Indonesia Jufri Mahmud, Staf Ahli Bupati Polewali Mandar Bidang Ekonomi
& Keuangan H. Muhammad Akbar, Direktur Utama PT Bumi Surya Selaras, serta
sejumlah pejabat pemerintah daerah dan pimpinan Pelaku Usaha Jasa Keuangan di
Kabupaten Polewali Mandar.

Kepala OJK Provinsi Sulselbar Moch. Muchlasin dalam sambutannya yang disampaikan oleh Kepala Divisi Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan Edukasi dan Pelindungan Konsumen, Amiruddin Muhidu menyampaikan sebagaimana diamanatkan dalam Undang Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan, perluasan peran OJK untuk mendorong optimalisasi peran sektor jasa keuangan bagi pertumbuhan ekonomi menegaskan posisi OJK sebagai mitra strategis pemerintah dalam menggerakkan ekonomi lebih cepat dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Soal Aksi Seruan Dukung JK di Makassar, KALLA Minta Semua Pihak Menahan Diri

Selain berkomitmen dalam percepatan akses keuangan, OJK juga menekankan
pentingnya literasi keuangan bagi petani kakao agar petani kakao lebih waspada
terhadap modus aktivitas keuangan ilegal dan penipuan yang sedang marak terjadi di
masyarakat.

“Selain terbuai modus modus penipuan investasi illegal, dampak dari kurangnya literasi
keuangan juga dapat mengakibatkan fenomena over consumerism atau gaya hidup
berlebihan karena berbagai konten di media sosial yang bisa memicu berbagai
keinginan yang mungkin saja sebenarnya tidak dibutuhkan” Kata Amiruddin.

Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia Jufri Mahmud dalam
sambutannya menyampaikan harapan agar OJK senantiasa berkolaborasi dengan para
stakeholder di Provinsi Sulawesi Barat dalam rangka mendorong pertumbuhan
ekonomi serta peningkatan literasi dan inklusi keuangan.

Pada kesempatan tersebut, Jufri Mahmud juga menyampaikan terima kasih kepada
Otoritas Jasa Keuangan atas perannya dalam menjaga stabilitas sektor jasa keuangan
di Indonesia, khususnya di Provinsi Sulawesi Barat.

Stabilitas sektor jasa keuangan akan sangat menentukan keberlanjutan pertumbuhan sektor riil termasuk UMKM, petani, nelayan, dan banyak masyarakat. OJK harus terus mendorong literasi
keuangan masyarakat sehingga masyarakat Polewali Mandar terhindar dari potensi
kerugian akibat investasi ilegal dan pinjol ilegal.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Tanpa Konflik, Penertiban Lapak di Tallo Berjalan Tertib

17 April 2026 - 09:08 WITA

Soal Aksi Seruan Dukung JK di Makassar, KALLA Minta Semua Pihak Menahan Diri

17 April 2026 - 05:21 WITA

27 Oktober 2026, Makassar Tuan Rumah Konfrensi Musik Indonesia

16 April 2026 - 16:23 WITA

Triwulan II, Munafri Desak SKPD Bergerak Cepat, APBD Harus Tepat Sasaran

16 April 2026 - 12:45 WITA

Wali Kota Makassar Pilih Alihkan Anggaran Pengadaaan Randis ke Pendidikan dan Infrastruktur 

16 April 2026 - 09:07 WITA

Trending di Makassar