Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Hukum dan Kriminal

Nenek 65 Tahun di Selayar Tertipu Video Call! Saldo Raib Jutaan Rupiah, Polisi Ungkap Modus Mengejutkan

badge-check

					Korban Saat Menjalani Pemeriksaan di Ruang Penyidik Tipidter Polres Selayar. (Foto: Istimewa) Perbesar

Korban Saat Menjalani Pemeriksaan di Ruang Penyidik Tipidter Polres Selayar. (Foto: Istimewa)

BERITA.NEWS, Selayar — Seorang nenek berinisial BA (65) di Kepulauan Selayar menjadi korban penipuan digital yang dilakukan melalui panggilan video WhatsApp.

Dalam waktu singkat, saldo tabungannya sebesar Rp4.463.000 lenyap setelah mengikuti arahan pelaku yang mengaku sebagai petugas PT Taspen, Jumat (05/12/2025) sore.

Peristiwa mengejutkan ini terjadi di wilayah Kecamatan Benteng.

Pelaku menipu korban dengan skenario manipulatif, mengarahkan BA untuk membuka aplikasi perbankan dan mengikuti instruksi tertentu.

Tanpa disadari, akses itu membuat pelaku mampu menguras rekening korban. BA langsung melaporkan kejadian tersebut ke SPKT Polres Kepulauan Selayar.

Kasat Reskrim Polres Kepulauan Selayar Iptu Sukarman mengungkap bahwa modus ini kini semakin marak dan menyasar pensiunan serta masyarakat awam.

“Pelaku menyamar sebagai petugas instansi resmi, membujuk korban hingga mendapat akses. Setelah itu, saldo habis seketika,” jelasnya.

Kapolres Kepulauan Selayar AKBP Didid Imawan juga mengeluarkan peringatan keras kepada masyarakat terkait meningkatnya penipuan online.

Ia membagikan sejumlah langkah pencegahan yang wajib diingat, seperti tidak memberikan data pribadi, tidak mudah memercayai panggilan dari nomor tak dikenal, dan selalu melakukan verifikasi melalui saluran resmi.

Ia menekankan agar warga segera menghubungi layanan 110 jika menerima pesan, telepon, atau video call mencurigakan.

“Kami terus meningkatkan patroli siber dan edukasi karena pelaku biasanya jaringan terorganisir dengan modus canggih. Kami tetap memproses setiap laporan secara maksimal,” tegas Kapolres.

Kasus ini menjadi pengingat keras bagi masyarakat agar tidak mudah percaya pada pihak yang mengaku dari lembaga resmi, terutama melalui panggilan digital yang semakin sering dimanfaatkan pelaku kejahatan.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Polres Sinjai Tertibkan Arena Judi Sabung Ayam, Pelaku Diduga Melarikan Diri

14 April 2026 - 21:10 WITA

sabung-ayam

Dua Pelaku Penganiayaan di Turatea Jeneponto Diamankan, Polisi Buru Pelaku Lain

14 April 2026 - 19:12 WITA

penganiayaan

Wartawan di Sinjai Diintimidasi Usai Liput Penyaluran BBM Subsidi di SPBU, Said Mattoreang Lapor Polisi

14 April 2026 - 16:02 WITA

jurnalis

Penyidikan Sejak Awal 2025, Polres Sinjai Belum Umumkan Tersangka Kasus Ceklok Disdik

14 April 2026 - 15:36 WITA

korupsi

Kasus Batik ASN Pemkab Sinjai Dihentikan! Polisi Ungkap Fakta Mengejutkan di Baliknya

14 April 2026 - 10:05 WITA

kain-batik
Trending di Hukum dan Kriminal