Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Minta Pimpinan Tajul Khalwatiyah Syekh Yusuf Bebas, GMBI Geruduk Polres Gowa

badge-check

					GMBI lakukan aksi unjuk rasa bersama ratusan pengikut Tajul Khalwatiyah Syekh Yusuf, Gowa. (BERITA.NEWS/Putri). Perbesar

GMBI lakukan aksi unjuk rasa bersama ratusan pengikut Tajul Khalwatiyah Syekh Yusuf, Gowa. (BERITA.NEWS/Putri).

BERITA.NEWS, Gowa – Ratusan massa yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Bawah Indoneaia
(GMBI) Sulawesi Selatan menggelar aksi unjuk rasa di depan Mapolres Gowa. Jumat (8/11/2019).

Mereka menuntut keadilan kepada Polres Gowa atas ditangkapnya dan ditetapkannya Pimpinan Aliran Thariqat Tajul Khalwatiyah Syekh Yusuf, PL, 74 tahun sebagai tersangka.

Sejumlah tuntutan pun dilontarkan Ketua Gerakan Masyarakat Bawah Indoneaia
(GMBI) Sulawesi Selatan, Sadikin.

“Tangguhkan proses hukum atas perkara Karaeng La’lang. Kita tuntut MUI Gowa untuk membatalkan pengaduannya. Kemudian bebaskan Karaeng La’lang secepatnya dari Rutan kelas I Makassar,” tutur Sadikin di atas mobil orasinya.

Sementara itu, Wakapolres Gowa Kompol Muh Fajri menjelaskan, permohonan penangguhan penahanan terhadap tersangka PL Alias Maha Guru tidak dapat dilakukan.

“Karena sejak tanggal 24 Oktober 2019 yang lalu Kapolres Gowa AKBP Shinto Silitonga telah dimutasi ke Mabes Polri dan untuk kebijakan lanjut akan diambil oleh kapolres yang baru,” tutur Wakapolres Gowa.

Tuntutan agar berkas perkara segera dilimpahkan ke JPU Wakapolres pun menjawab bahwa Polres Gowa akan profesional dan sesegera mungkin dapat melimpahkan berkas perkara ke JPU.

“Semua tuntutan dari perwakilan dari pengunjuk rasa sudah kami jelaskan dan berharap mereka tetap patuh dan taat pada prosedur hukum yang berlaku,” tambah Kompol Fajri.

Akibat aksi ini, sejumlah ruas jalan ditutup namun kondisi lalu lintas hingga saat ini masih kondusif.

  • Putri

 

Loading

Comments

Baca Lainnya

Lapas Palopo Edukasi Warga Binaan Lewat Sosialisasi KUHP Baru

17 April 2026 - 18:47 WITA

Komitmen Tanpa Kompromi, Rutan Masamba Ikrar Bersih dari Narkoba dan Handphone

17 April 2026 - 12:43 WITA

Waspada El Nino, Kapolres Maros Serukan Siaga Kekeringan dan Kebakaran Hutan

15 April 2026 - 09:38 WITA

Kapolres Maros Dukung Gerakan Pangan, IKA PMII Siap Garap Lahan di Mallawa

14 April 2026 - 17:00 WITA

Rutan Masamba Diklaim Konsisten Razia, Aktivis Bantah Dugaan Pembiaran

14 April 2026 - 15:10 WITA

Trending di Daerah