Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Nasional

Mentan SYL Serahkan Bantuan Obat-obatan Atasi Flu Babi di NTT

badge-check

					Menteri Pertanian Syahril Yasin Limpo (kanan) menyerahkan secara simbolis bantuan obat-obatan untuk mengatasi serangan Virus African Swine Fever (ASF) atau flu babi kepada Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat (kiri) yang berlangsung di Kupang, Jumat (29/5/2020). ANTARA/ Benny Jahang. Perbesar

Menteri Pertanian Syahril Yasin Limpo (kanan) menyerahkan secara simbolis bantuan obat-obatan untuk mengatasi serangan Virus African Swine Fever (ASF) atau flu babi kepada Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat (kiri) yang berlangsung di Kupang, Jumat (29/5/2020). ANTARA/ Benny Jahang.

BERITA.NEWS, Kupang – Menteri Pertanian Syahril Yasin Limpo menyerahkan bantuan obat-obatan dan cairan disinfektan untuk mengatasi virus African Swine Fever (ASF) atau flu babi yang menyerang ternak babi di Nusa Tenggara Timur.

Bantuan itu diserahkan secara langsung Menteri Pertanian, Syahril Yasin Limpo kepada Gubernur Nusa Tenggara Timur Viktor Bungtilu Laiskodat, di Kupang, Jumat (29/5/2020).

Bantuan yang diberikan pemerintah pusat itu terdiri dari Alat Pelindung Diri (APD) 200 buah, cairan disinfektan 1.100 liter, alat semprot sebanyak 160 buah dan suplemen 7.375 kg.

Yasril Yasin Limpo mengatakan mengatasi pandemi flu babi yang sedang menimpa para peternak babi di Nusa Tenggara Timur dapat diatasi dengan mengisolasi ternak yang ada, sehingga virus ASF tidak terus menyebar ke ternak babi lainnya yang kondisinya masih sehat.

“Mengatasi serangan virus ASF kami tidak merekomendasikan untuk melakukan pemusnahan massal. Hanya dengan melakukan isolasi maka virus ASF ini bisa diatasi,” kata SYL.

Dia menjelaskan, kepala daerah di NTT yang daerahnya terjadi kasus serangan virus ASF perlu melakukan pengawasan secara ketat terhadap lalulintas ternak babi, sehingga virus ASF tidak menular ke ternak babi di wilayah lain.

“Mengisolasi secara ketat terhadap daerah tertentu maka serangan virus ASF yang menyerang ribuan ternak babi di NTT dapat diatasi dengan cepat,” tegasnnya.

Menurut Mentan, bantuan vaksin tersebut diharapkan mampu mengendalikan serangan penyakit ASF yang sejauh ini telah menyerang 7.000 ekor ternak babi milik warga NTT.

Ia mengatakan ternak babi juga menjadi kekuatan ekonomi karena untuk kebutuhan ekspor.

. Antara

Loading

Comments

Baca Lainnya

OJK Perkuat Pengawasan Industri PPDP, Dukung Perekonomian Nasional

14 April 2026 - 08:21 WITA

Modus Janjikan Pengaturan Perkara, Empat Oknum Mengaku Pegawai KPK Ditangkap

10 April 2026 - 19:19 WITA

BPKH Salurkan Uang Saku Haji 2026, Jemaah Terima 750 Riyal untuk Kebutuhan di Tanah Suci

10 April 2026 - 15:46 WITA

Bongkar Mafia Narkoba di Balik Jeruji, Menteri Agus: Siap Sikat Tanpa Pandang Bulu

10 April 2026 - 13:59 WITA

OJK Perkuat GRC untuk Jaga Stabilitas Sistem Keuangan di Tengah Risiko Global

9 April 2026 - 08:30 WITA

Trending di Nasional