Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Nasional

Mentan SYL Beri Semangat Petani di Sulawesi Utara, Begini Katanya

badge-check

					Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo panen di Desa Tontalete, Kabupaten Minahasa Utara bersama jajaran terkait. (1) Perbesar

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo panen di Desa Tontalete, Kabupaten Minahasa Utara bersama jajaran terkait. (1)

BERITA.NEWS, Manado – Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo saat melakukan kunjungan kerja ke Sulawesi Utara mengatakan paradigma petani orang miskin dan terbelakang salah.

“Paradigma petani orang miskin, salah itu. Petani itu adalah yang terkebelakang, salah itu,” sebut Mentan SYL pada pada acara tanam sekaligus panen integrasi kedelai-kelapa dan panen jagung di Desa Tontalete, Kecamatan Kema, Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Senin (31/8/2020).

SYL mencontohkan orang di Amerika saat dilanda krisis COVID-19 kembali bertani, Jepang bisa besar seperti sekarang ini meninggalkan profesi lain dan menghidupkan pertanian karena COVID-19 yang mencekam.

Oleh karena itu, lanjut dia, mengapa Sulawesi Utara tidak manfaatkan nikmat lahan pertanian yang diberikan Tuhan ini.

“Kiri kanan hijau tuh, matahari kita seperti ini tidak gampang. Di negara lain ada empat musim, ada dingin, dingin banget, ada panas ada semi semi, empat musim kita cuma dua, negara tropis adalah negara kaya,” kata SYL.

Petani miskin, kata Mentan, hanya yang tidak mensyukuri nikmat Tuhan yang telah diberikan kepadanya.

“Kita berbahagia berada di Sulawesi Utara karena tanah di sini subur, tanah subur menjanjikan kehidupan, kecuali kita termasuk orang yang tidak mensyukuri nikmat Tuhan,” ujar mantan Gubernur Sulsel dua periode ini.

Menurut dia, matahari yang terus bersinar dan menjadi bagian kehidupan, angin bertiup menjanjikan hari esok harus lebih baik, dan air yang setiap saat turun menjadi janji Tuhan terhadap hadirnya kehidupan yang harus lebih baik, hari esok lebih baik dibandingkan hari ini dan kemarin.

“Karena itu, pertanian sesuatu yang selalu memang bisa menjanjikan orang hidup lebih baik dan bisa bertahan,” jelas mantan Bupati Gowa, Sulsel, dua periode ini.

. ANTARA

Loading

Comments

Baca Lainnya

OJK Perkuat Pengawasan Industri PPDP, Dukung Perekonomian Nasional

14 April 2026 - 08:21 WITA

Modus Janjikan Pengaturan Perkara, Empat Oknum Mengaku Pegawai KPK Ditangkap

10 April 2026 - 19:19 WITA

BPKH Salurkan Uang Saku Haji 2026, Jemaah Terima 750 Riyal untuk Kebutuhan di Tanah Suci

10 April 2026 - 15:46 WITA

Bongkar Mafia Narkoba di Balik Jeruji, Menteri Agus: Siap Sikat Tanpa Pandang Bulu

10 April 2026 - 13:59 WITA

OJK Perkuat GRC untuk Jaga Stabilitas Sistem Keuangan di Tengah Risiko Global

9 April 2026 - 08:30 WITA

Trending di Nasional