Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Nasional

Mentan Amran Ikuti Jejak BJ Habibie Raih Penghargaan Tertinggi UNS

badge-check

					Mentan Andi Amran Sulaiman saat menerima penghargaan dari Universitas Sebelas Maret (UNS), sama seperti yang pernah diberikan kepada Mantan Presiden RI ke 3 Prof BJ Habibie (dok) Perbesar

Mentan Andi Amran Sulaiman saat menerima penghargaan dari Universitas Sebelas Maret (UNS), sama seperti yang pernah diberikan kepada Mantan Presiden RI ke 3 Prof BJ Habibie (dok)

BERITA.NEWS,Jawa Tengah- Universitas Sebelas Maret (UNS) kembali menganugerahkan penghargaan tertinggi kepada tokoh nasional yang berkontribusi luar biasa di bidangnya.

Pada tahun 2019, UNS menganugerahkan penghargaan kepada Presiden ke-3 Republik Indonesia, BJ Habibie, kini penghormatan serupa diberikan kepada Menteri Pertanian Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman, dalam acara Dies Natalis ke-49 UNS, Selasa (11/3/2025).

BJ Habibie sebelumnya dianugerahi penghargaan Parasamya Anugraha Dharma Widyatama Makaya atas jasa-jasanya dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi.

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Rektor UNS saat itu, Ravik Karsidi, dan diterima oleh putra Habibie, Ilham Akbar Habibie. Penghargaan itu merupakan bentuk penghormatan atas dedikasi Habibie dalam memajukan teknologi dan pendidikan di Indonesia.

Sementara itu, Mentan Amran menerima penghargaan Parasamya Anugraha Dharma Krida Upa Bogha sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, kepeloporan, serta kontribusinya dalam memajukan sektor pertanian nasional. Penghargaan ini diberikan dalam Sidang Terbuka Dies Natalis ke-49 UNS.

Rektor UNS, Prof. Hartono, mengungkapkan bahwa penghargaan ini diberikan kepada tokoh yang telah menunjukkan prestasi luar biasa, kepemimpinan, dedikasi, serta pencapaian signifikan dalam bidang pertanian.

“Beliau terpilih menerima penghargaan ini karena kami memandang beliau sebagai sosok teladan yang memiliki integritas, prestasi, kepeloporan, dan kemajuan luar biasa dalam bidang pertanian. Selama menjabat sebagai Menteri Pertanian, beliau berhasil meningkatkan indeks produksi pertanian Indonesia secara signifikan,” ujar Prof. Hartono.

Menteri Amran menyampaikan rasa syukur atas penghargaan yang diterimanya. Ia mengungkapkan bahwa penghargaan ini menjadi motivasi bagi dirinya untuk terus berkontribusi dalam membangun sektor pertanian yang berkelanjutan dan berdaya saing.

“Kami mengucapkan terima kasih tak terhingga atas penghargaan hari ini. Ini adalah amanah dan tanggung jawab untuk terus bekerja lebih keras guna menjaga kepercayaan ini serta terus memberikan yang terbaik bagi sektor petanian Indonesia,” kata Mentan Amran.

Dengan penghargaan ini, Andi Amran Sulaiman bergabung dalam jajaran tokoh nasional yang mendapatkan penghormatan tertinggi dari UNS, bersama BJ Habibie. Penghargaan ini menegaskan pentingnya kontribusi berbagai bidang, termasuk pertanian, dalam membangun Indonesia yang lebih maju dan mandiri.

Menteri Pertanian Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman (tengah) menerima penghargaan Parasamya Anugraha Dharma Krida Upa Bogha pada Dies Natalis ke-49 UNS. Ia mengikuti jejak Presiden ke-3 Republik Indonesia, BJ Habibie yang menerima penghormatan yang sama pada tahun 2019.

Loading

Comments

Baca Lainnya

OJK Perkuat Pengawasan Industri PPDP, Dukung Perekonomian Nasional

14 April 2026 - 08:21 WITA

Modus Janjikan Pengaturan Perkara, Empat Oknum Mengaku Pegawai KPK Ditangkap

10 April 2026 - 19:19 WITA

BPKH Salurkan Uang Saku Haji 2026, Jemaah Terima 750 Riyal untuk Kebutuhan di Tanah Suci

10 April 2026 - 15:46 WITA

Bongkar Mafia Narkoba di Balik Jeruji, Menteri Agus: Siap Sikat Tanpa Pandang Bulu

10 April 2026 - 13:59 WITA

OJK Perkuat GRC untuk Jaga Stabilitas Sistem Keuangan di Tengah Risiko Global

9 April 2026 - 08:30 WITA

Trending di Nasional