Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Makassar

Masyarakat Pulau Tolak Tambang Pasir, “Gubernur Mana… Gubernur Mana…”

badge-check

					Massa aksi masyarakat Pulau demo di depan kantor Gubernur Sulsel, Kamis (13/8/2020). (BERITA.NEWS/Andi Khaerul). Perbesar

Massa aksi masyarakat Pulau demo di depan kantor Gubernur Sulsel, Kamis (13/8/2020). (BERITA.NEWS/Andi Khaerul).

BERITA.NEWS, Makassar – Massa aksi yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Pulau kembali melakukan aksi demonstrasi, Kamis (13/8/2020).

Mereka mendatangi Kantor Gubernur Sulsel. Massa menuntut penghentian tambang pasir di sekitar pulau yang dikelola PT Royal Boskalis.

Dari pantauan BERITA.NEWS, kebanyakan massa aksi didominasi oleh perempuan atau ibu-ibu rumah tangga. Mereka meminta Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah (NA) untuk datang menerima dan mendengarkan aspirasi masyarakat pulau.

Berbagai macam tulisan pamflet juga dibawa para ibu-ibu rumah tangga tersebut. Seperti mendesak pencabutan izin tambang pasir yang dinilai merusak wilayah tangkap nelayan.

Baca Juga :  Kemenko Polkam RI Dorong Peningkatan Kemerdekaan Pers yang Masih Fluktuatif

“Gubernur mana, Gubernur mana, temui warga pulau, mana janji ta,” lantang teriak peserta aksi di depan pintu masuk kantor Gubernur.

Massa aksi masyarakat Pulau demo di depan kantor Gubernur Sulsel, Kamis (13/8/2020). (BERITA.NEWS/Andi Khaerul).

Salah tulisan yang menarik perhatian, yakni pamflet yang bertuliskan ‘Pak Gubernur Bukan Maki Andalanku’, dipegang salah satu ibu-ibu yang turut larut di barisan depan aksi demonstrasi.

“Intinya cabut izinnya. Indonesia belum merdeka kalau begini. Pak gubernur pa janji-janji,” teriaknya.

Peserta aksi terdiri dari berbagai elemen, seperti Masyarakat Pulau Kodingareng, Aliansi Masyarakat kepulauan Sangkarrang, Aliansi Masyarakat Pesisir, dan WALHI Sulsel.

. ANDI KHAERUL

Loading

Comments

Baca Lainnya

Menuju 10 Besar, 68 Peserta Ikuti Seleksi Komisioner BAZNAS Makassar

17 April 2026 - 14:13 WITA

WFH Pemkot Makassar, Munafri Gowes Bareng SKPD Pantau Kebersihan Kota

17 April 2026 - 13:45 WITA

Tanpa Konflik, Penertiban Lapak di Tallo Berjalan Tertib

17 April 2026 - 09:08 WITA

Soal Aksi Seruan Dukung JK di Makassar, KALLA Minta Semua Pihak Menahan Diri

17 April 2026 - 05:21 WITA

27 Oktober 2026, Makassar Tuan Rumah Konfrensi Musik Indonesia

16 April 2026 - 16:23 WITA

Trending di Makassar