Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Makassar

Masih Zona Merah, Prof Rudy: Jangan maki ke Makassar Kalau Tidak Penting

badge-check

					Pj Walikota Makassar Prof Rudy Djamaluddin Perbesar

Pj Walikota Makassar Prof Rudy Djamaluddin

BERITA.NEWS, Makassar – Penjabat (PJ) Wali Kota Makassar Prof Rudy Djamaluddin mengaku tengah menggodok kebijakan untuk menangani pandemi Covid-19 atau Corona Virus yang masih terus meningkat di Kota Makassar.

Makassar sendiri hingga saat ini masih tercatat sebagai daerah episentrum penyebaran Covid-19. Olehnya itu, fokus utama saat ini kembali memperketat pengawasan kepada masyarakat agar patuh terhadap protokol kesehatan.

Pj yang juga Kepala Dinas PUTR Sulsel itu mengatakan pihaknya juga sementara membahas perwali soal pencegahan Covid-19 tersebut. Salah satu poinnya yakni mengharuskan masyarakat kantongi surat keterangan bebas covid saat masuk Makassar.

“Intinya tujuannya adalah bagaimana untuk menekan persempit ruang penyebaran Covid-19, kalau penyebaran kita tidak batasi kita tidak sempitkan jangan harap ini bisa terkendali,” ucapnya di Kantor Gubernur Sulsel, Senin (29/6/2020).

Baca Juga :  27 Oktober 2026, Makassar Tuan Rumah Konfrensi Musik Indonesia

Olehnya itu, Prof Rudy menyarankan warga yang ingin keluar masuk ke Makassar untuk menunda untuk sementara waktu, hingga pandemi Covid-19 mereda.

“Jadi harus yakinkan diri sendiri sebelum ke Makassar dia sehat. Begitu juga yang keluar Makassar kan. Kita harus yakinkan dia sehat, artinya kalau tidak perlu jangan maki ke Makassar, kalau tidak perlu jangan maki keluar Makassar,” tegasnya.

Meski begitu, Prof Rudy mengaku hal tersebut masih dalam opsi sementara dikaji. Termasuk melakukan Rapid Test bagi masyarakat yang akan masuk ke Makassar.

“Ini belum keputusan ya, nanti dituliskan apabila tidak bisa menunjukkan hasil uji rapid dan sebagainya maka kita dapat dilakukan random tes rapid ditempat,” ungkapnya.

  • Andi Khaerul

Loading

Comments

Baca Lainnya

Mensos RI Tinjau Fasilitas Sekolah Rakyat MA 26 Makassar

18 April 2026 - 14:18 WITA

Gunakan Fasum Selama 30 Tahun, Lapak PKL di Jalan Tinumbu Bongkar Mandiri

18 April 2026 - 10:15 WITA

Antisipasi Kemarau Panjang, Damkar Makassar Siagakan 7 Posko & 60 Armada

17 April 2026 - 18:20 WITA

Menuju 10 Besar, 68 Peserta Ikuti Seleksi Komisioner BAZNAS Makassar

17 April 2026 - 14:13 WITA

WFH Pemkot Makassar, Munafri Gowes Bareng SKPD Pantau Kebersihan Kota

17 April 2026 - 13:45 WITA

Trending di Makassar