Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Nasional

Lily A Salurapa: Semoga Jokowi-Ma’ruf Lahirkan Terebosan dan Gagasan Besar

badge-check

					Anggota DPD RI m, Lily Amelia Salurapa (BERITA.NEWS/LIN) Perbesar

Anggota DPD RI m, Lily Amelia Salurapa (BERITA.NEWS/LIN)

BERITA.NEWS, Jakarta – Joko Widodo dan Ma’ruf Amin resmi dilantik sebagai Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024, Minggu (20/10/2019) di gedung MPR/DPR.

Jokowi dan Ma’ruf pun sudah memberikan gambaran program kerja yang akan mereka jalankan selama lima tahun kedepannya.

Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Lily Amelia Salurapa pun menaruh harapan banyak kepada dua petinggi negara Indonesia tersebut.

“Harapan kami dalam masa pemerintahan Presiden Jokowi dan Wapres Prof. Ma’ruf Amin kedepannya dalam kabinet kerja jilid 2 mempunyai gagasan-gagasan dan terobosan yang besar dalam menjalankan pemerintahannya sesuai dengan pijakan-pijakan ideologis yang menjadi tujuan Presiden dan Wakil Presiden dalam periode kedua ini,” ungkapnya.

Pijakan ideologis ini mulai dari peningkatan sumber daya manusia (SDM) di Indonesia, struktur ekonomi yang produktif, mandiri dan berdaya saing, serta pembangunan yang merata dan berkeadilan.

Selain itu, fungsi kementerian dalam kabinet jilid 2 Jokowi-Mahruf Amin harus bisa menerjemahkan gagasan-gagasan besar tersebut menjadi program-program yang memberikan stimulus dan daya saing yg positif, baik secara ekonomi maupun sosial.

Tentu Presiden dan Wapres harus memperhatikan dan memajukan pembangunan yang ada di daerah.

“Pemerintahan Jokowi-Mahruf Amin kedepannya harus mampu mensinkronkan hubungan antara pusat-daerah untuk memajukan daerah, dalam hal ini perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah perlu dijaga,” tegas perempuan kelahiran Toraja tersebut.

“Dalam hal ini juga keterkaitannya dengan Otonomi Daerah perlu dikontrol. Dibuka kan ruang untuk pembentukan Daerah Otonom Baru (DOB) dimana ada kurang lebih 314 DOB di Indonesia perlu mendapat perhatian serius dari pemerintahan Jilid 2 Jokowi-Mahruf Amin,” tegasnya.

Rencana pembentukan ke-314 DOB ini perlu dievaluasi secara matang dan komprehensif agar kedepannya tidak lagi menimbulkan masalah baru.

  • Muhammad Srahlin

Loading

Comments

Baca Lainnya

Lonjakan Harga BBM Tembus Rp23 Ribu/Liter, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

18 April 2026 - 22:09 WITA

bbm

Ikbal, Sosok Muda yang Curi Perhatian di Pencalonan BPD Kareloe Jeneponto

16 April 2026 - 19:54 WITA

calon bpd

OJK Perkuat Pengawasan Industri PPDP, Dukung Perekonomian Nasional

14 April 2026 - 08:21 WITA

Modus Janjikan Pengaturan Perkara, Empat Oknum Mengaku Pegawai KPK Ditangkap

10 April 2026 - 19:19 WITA

BPKH Salurkan Uang Saku Haji 2026, Jemaah Terima 750 Riyal untuk Kebutuhan di Tanah Suci

10 April 2026 - 15:46 WITA

Trending di Nasional